Detroit Pistons Enggan Lepas Draft Pick Nomor 1 Mereka Pada OKC Thunder

Penulis: Viggo Tristan
Rabu 28 Jul 2021, 06:39 WIB
Detroit Pistons tolak penawaran pertukaran pemain dari OKC Thunder.

Detroit Pistons tak tertarik tukar draft pick mereka dengan Shai Gilgeous-Alexander. (Gambar: Bleacher Report)

Ligaolahraga.com -

Berita Basket NBA : Detroit Pistons telah menolak tawaran Oklahoma City Thunder yang menginginkan draft pick nomor satu di NBA Draft tahun ini. Pistons merasa bahwa tawaran yang diberi masih belum cukup setara dengan nilai besar dari draft pick yang dimiliki.

Menurut pemberitaan yang kencang beredar di Negeri Paman Sam, Oklahoma City Thunder menawarkan draft pick nomor 6 mereka plus Shai Gilgeous-Alexander kepada Detroit Pistons untuk draft pick nomor 1. Tawaran ini sejatinya cukup menarik karena Shai merupakan pemain yang cukup bagus. Musim lalu saja, Shai mampu mencetak rata-rata 23 poin dan 6 assist per pertandingan. Usianya juga masih muda sehingga bisa berkembang jadi pemain lebih hebat lagi di masa depan.

Sayangnya, penawaran menarik itu masih belum bisa menggugah hati manajemen Pistons. Mereka bersikeras mempertahankan draft pick nomor 1 yang dimiliki. Rencananya, draft pick nomor 1 itu bakal digunakan untuk memilih Cade Cunningham pada ajang draft. Cunningham merupakan pemain guard yang digadang-gadang bakal jadi bintang masa depan. Tidak heran, Pistons rela menolak tawaran Thunder demi mendatangkan Cunningham ke dalam tim mereka.

Mendapatkan pemain berkaliber bintang dari ajang draft memang sangat berharga dan langka. Belum tentu Pistons bakal mendapatkan hak pilih nomor satu lagi di musim depan. Andaikan dapat sekalipun, tak pasti pula apakah ada pemain potensial yang begitu besar seperti Cunningham.

Artikel Tag: Detroit Pistons, oklahoma city thunder, NBA

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/detroit-pistons-enggan-lepas-draft-pick-nomor-1-mereka-pada-okc-thunder
736  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini