Chicago Bulls dan Miami Heat Jalani Jadwal Padat Empat Laga dalam Lima Hari

Dengan perubahan ini, Chicago Bulls dan Miami Heat akan bertemu tiga kali secara beruntun dalam jadwal yang sangat menuntut fisik. (Foto: AP)
Chicago Bulls dan Miami Heat harus menghadapi jadwal yang sangat padat di akhir Januari setelah masalah lantai licin memaksa penundaan pertandingan mereka pekan lalu.
NBA mengumumkan pada Senin (12/1) bahwa kedua tim akan memainkan empat pertandingan dalam rentang lima hari, termasuk tiga laga berturut-turut saling berhadapan.
Pertandingan Miami Heat di kandang Chicago yang semula dijadwalkan Kamis lalu resmi dijadwalkan ulang menjadi 29 Januari.
Sementara itu, dua laga Chicago Bulls di markas Heat yang awalnya dijadwalkan pada 30 Januari dan 1 Februari kini dimajukan menjadi 31 Januari dan tetap 1 Februari.
Dengan perubahan ini, Bulls dan Heat akan bertemu tiga kali secara beruntun dalam jadwal yang sangat menuntut fisik.
Situasi ini berawal dari pertandingan Miami Heat vs Chicago Bulls di United Center yang ditunda karena kondisi lapangan yang dianggap tidak layak dimainkan.
Kombinasi suhu sekitar 50 derajat Fahrenheit, hujan di luar arena, serta es di bawah lapangan basket — karena United Center juga digunakan oleh NHL Chicago Blackhawks — menyebabkan kondensasi dan membuat permukaan lapangan licin.
Pertandingan yang seharusnya dimulai sekitar pukul 8:10 malam waktu setempat sempat tertunda lebih dari 90 menit sebelum akhirnya dibatalkan.
Para pemain dari kedua tim sudah merasakan licinnya lapangan sejak sesi pemanasan.
“Kami selalu ingin bermain, tapi para pemain dari kedua tim langsung mengeluh,” kata pelatih Heat Erik Spoelstra. “Begitu kami turun ke lapangan, jelas itu tidak bisa dimainkan. Gedung ini besar, dan kami tidak optimistis kondisinya bisa cepat berubah.”
Wasit kepala Sean Wright menjelaskan bahwa keluhan pertama datang sekitar pukul 9:13 malam.
Upaya mengeringkan lapangan dengan handuk dan alat lainnya tidak membuahkan hasil, meski diskusi intens dilakukan antara ofisial, staf arena, dan Replay Center NBA.
Para pemain pun dibuat frustrasi karena harus menunggu tanpa kepastian.
“Ini pertama kalinya saya mengalami hal seperti ini dalam 11 musim,” ujar guard Heat Norman Powell. “Setelah menunggu lama, sulit untuk tetap fokus. Ini benar-benar gila.”
Akibat penjadwalan ulang ini, Chicago Bulls akan bermain di Indiana pada 28 Januari, lalu langsung menjamu Heat keesokan harinya.
Miami Heat sendiri menjamu Orlando pada 28 Januari sebelum memulai tiga pertandingan beruntun melawan Chicago.
Meski berat, jadwal ini menjadi konsekuensi tak terhindarkan dari kondisi langka yang membuat salah satu arena ikonik NBA mendadak tak bisa digunakan.
Artikel Tag: Chicago Bulls, Miami Heat
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/chicago-bulls-dan-miami-heat-jalani-jadwal-padat-empat-laga-dalam-lima-hari


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini