Dimitris Itoudis Nyaris Jadi Korban Serangan Rudal Iran

Penulis: Senja Hanan
Rabu 04 Mar 2026, 08:52 WIB - 98 views
Dimitris Itoudis Nyaris Jadi Korban Serangan Rudal Iran

Dimitris Itoudis Nyaris Jadi Korban Serangan Rudal Iran

Ligaolahraga.com -

Berita Basket Eropa: Saat Hapoel Tel Aviv bersiap untuk pindah ke Sofia, tempat musim dimulai dan tempat mereka akan kembali memainkan pertandingan Euroleague, pelatih mereka, Dimitris Itoudis asal Yunani, berbagi detail tentang salah satu pengalaman yang mengubah hidup dan tak terlupakan.

Israel kembali menjadi pusat kontroversi dalam masalah perang karena serangannya bersama Amerika Serikat terhadap Iran, dan respons Iran tidak hanya memengaruhi Israel, tetapi juga seluruh Teluk Persia dan bahkan Eropa (Siprus). Dan ketegangan meningkat dari waktu ke waktu.

Jadi, dalam hal olahraga dan lebih khusus lagi di Euroleague, tim-tim yang terlibat dalam kompetisi harus pindah ke wilayah yang lebih stabil agar dapat terus bermain. Hapoel, sebenarnya, telah mulai pindah ke Sofia lagi untuk memainkan pertandingan mereka di sana. Tetapi di balik perjalanan tersebut, beberapa tim mengalami kejadian yang cukup menakutkan.

Ini adalah kasus pelatih Hapoel, Itoudis, yang mengungkapkan pengalaman brutal dan berisiko di Tel Aviv: "Sayangnya, saya mengalami pengalaman yang sangat tidak menyenangkan," kata Dimitris Itoudis.

"Apartemen saya terletak di pusat Tel Aviv, dekat dengan kedutaan Yunani dan beberapa gedung pemerintahan. Terjadi ledakan yang sangat dahsyat sekitar 700 meter dari tempat tinggal saya dan, sayangnya, seorang wanita kehilangan nyawanya. Ledakan itu sangat kuat; itu adalah sesuatu yang seharusnya tidak pernah dialami siapa pun. Saya harus pergi dan bermalam di hotel. Saya berharap akan ada kedamaian dan kasih sayang, dan kita akan mendidik generasi baru dengan lebih baik."

Artikel Tag: iran, hapoel tel aviv, dimitris itoudis

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/dimitris-itoudis-nyaris-jadi-korban-serangan-rudal-iran
98
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini