Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19, Kompetisi Badminton Terancam Batal Lagi

Penulis: Yusuf Efendi
Minggu 04 Okt 2020, 15:30 WIB
Lonjakan Kasus Covid-19, Kompetisi badmintonPurple League Terancam Batal

Juara Purple League Musim 2019/[Foto:NST]

Berita Badminton : Belum ada konfirmasi resmi tetapi kompetisi Purple League Junior (PLJ) ​​diperkirakan akan ditunda menyusul lonjakan kasus Covid-19 baru-baru ini di negara tersebut. Pada hari Jumat (2/9),

Federasi Badminton Malaysia (BAM) mengeluarkan pernyataan tentang pembekuan sanksi yang diberikan kepada penyelenggara turnamen bulu tangkis hingga akhir November.

Pernyataan itu dikeluarkan setelah Malaysia mencatat angka Covid-19 harian tertinggi dengan 287 kasus baru. PLJ, yang dimulai di Port Dickson kemarin, adalah salah satu turnamen yang disetujui oleh badan nasional.

Namun, tahun ini, PLJ tidak memiliki junior nasional karena BAM memutuskan untuk tidak mengirimkan pemainnya untuk bertanding dengan alasan kesehatan dan keselamatan. Dan dengan lonjakan kasus baru-baru ini, hal-hal yang terlihat tidak terlalu baik untuk PLJ.

"Ya, kami menerima memo itu dari BAM dan kami menanganinya dengan sangat serius," kata kepala operasi PLJ Ho Khek Mong kepada Timesport hari ini.

"Kami tidak ingin melawan badan nasional karena kami membutuhkan dukungan mereka. Namun, untuk saat ini saya belum bisa memberikan kepastian karena kami perlu membicarakan hal ini di tingkat manajemen terlebih dahulu," ungkapnya.

"Dua putaran pertama (kemarin dan hari ini) akan berlangsung tetapi kami perlu membahas putaran yang tersisa dan grand final. Awalnya, putaran kedua dijadwalkan pada akhir pekan ketiga bulan Oktober."

Tanpa junior nasional, PLJ putaran pertama berhasil menyedot sembilan tim dengan total hampir 140 pemain. Ipoh, Puchong dan Muar akan menjadi tuan rumah putaran tersisa, dengan grand final di Putrajaya pada turnamen tersebut berakhir pada 22 November.

Artikel Tag: Purple League, Covid-19, Malaysia

625  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini