Tak Ada Kompetisi Bulu Tangkis, Soh Wooi Yik Sempatkan Bermain Bola

Penulis: Yusuf Efendi
Minggu 04 Okt 2020, 01:00 WIB
Soh Wooi Yik Isi Kegiatan Dengan Bermain Bola

Aaron Chia Hsin-Soh Wooi Yik/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Pebulutangkis spesialis ganda putra, Soh Wooi Yik menjalani hari bahagia di lapangan terbuka ketika dia mengenakan jersey Manchester United favoritnya dan sepatu bola kemarin.

Soh Wooi Yik dan kawan-kawan menyisihkan raket bulutangkisnya untuk bermain bola di Bukit Jalil. Mereka juga sempat bermain bola basket untuk mendobrak monoton latihan di Akademi Badminton Malaysia (ABM). Dan Wooi Yik mengatakan dia memiliki bola karena sepak bola adalah cinta pertamanya.

“Itu sangat menyenangkan. Kami bermain selama 90 menit dan itu adalah pertandingan fisik antara pemain tunggal dan ganda. Kami kalah 4-6 tapi tidak apa-apa,” kata Wooi Yik yang berusia 22 tahun.

“Beberapa pemain tidak tahu permainan itu, jadi itu lucu. Saya biasa memainkan permainan itu ketika saya masih muda," ungkapnya.

“Pada usia 12 tahun, saya sudah menjadi penggemar Manchester United. Saya memilih mereka karena mereka melakukannya dengan baik pada saat itu tetapi selama bertahun-tahun, saya tumbuh untuk mencintai tim karena para pemain mereka memiliki pemahaman yang baik di antara mereka dan saya menikmati gaya permainan mereka," tambah Wooi Yik.

Jika bukan karena ayahnya, Soh Goon Chup, Soh Wooi Yik mungkin akan memilih sepak bola sebagai kariernya.

“Ayah saya suka bulu tangkis dan dia menyuruh saya untuk fokus padanya dan berhenti bermain sepak bola,” kata Wooi Yik.

Ketertarikan ayahnya bisa dimaklumi karena ia adalah mantan pemain nasional yang bermain di angkatan yang sama dengan Datuk Misbun Sidek pada 1980-an. Goon Chup juga salah satu pelatih lokal di tim tersebut saat Malaysia memenangkan Piala Thomas 1992.

Wooi Yik, bagaimanapun, tidak menyesal mengambil bulu tangkis. Bersama dengan rekannya Aaron Chia, keduanya sekarang menjadi pasangan nomor 1 nasional dan sedang dalam proses untuk lolos ke Olimpiade tahun depan di Tokyo.

Pasangan bulu tangkis peringkat 9 dunia itu memang telah menaikkan standar sejak promosi ke tim senior pada 2018.

Mereka mengejutkan semua orang dengan mencapai perempat final Kejuaraan badminton Dunia di Nanjing, China, pada 2018, dan beberapa bulan kemudian, keduanya menyingkirkan nama-nama besar dalam perjalanannya untuk finis sebagai runner-up All-England 2019.

Mereka juga memenuhi reputasi mereka dengan memenangkan emas ganda putra di SEA Games di Filipina tahun lalu.

Mereka bisa saja menjaga momentum mereka dengan meraih hasil yang lebih baik jika bukan karena pandemi Covid-19 yang telah menghentikan semua turnamen internasional sejak Maret tahun ini. Duo ini tidak akan berkompetisi di turnamen apa pun hingga akhir tahun ini, tetapi Wooi Yik baik-baik saja.

"Aaron dan saya akan terus berlatih dan bekerja untuk meningkatkan diri kami sendiri," kata Wooi Yik, yang pamannya Soo Beng Kiang juga merupakan pemain terkenal dan anggota skuad Piala Thomas 1992.

Artikel Tag: Soh Wooi Yik, Kompetisi, Aaron Chia Hsin

955  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini