Penderitaan Para Atlet Bulu Tangkis Karena Pandemi Virus Corona

Penulis: Yusuf Efendi
Sabtu 04 Apr 2020, 02:00 WIB
Penderitaan Para Atlet Bulu Tangkis Karena Pandemi Virus Corona

HS Prannoy/[Foto:Times of India]

Berita Badminton: Dampak emosional dan finansial dari pandemi virus corona ini membebani pikiran pebulu tangkis senior India, HS Prannoy dan dia percaya bahwa skenario yang sudah "suram" hanya akan menjadi lebih buruk jika keadaan tidak berubah menjadi lebih baik di waktu satu setengah bulan mendatang.

Wabah virus corona yang telah menewaskan lebih dari 40.000 orang secara global, memaksa semua negara melakukan lockdown dan seluruh turnamen olahraga juga dihentikan termasuk bulu tangkis yang memicu kesengsaraan finansial dan mental di seluruh dunia.

"Ini bukan waktu yang tepat untuk perusahaan manapun, mereka tidak menghasilkan apapun sekarang dengan lockdown ini dan semuanya tergantung pada sponsor, jadi, itu akan berdampak pada olahraga," kata Prannoy, peraih medali emas Commonwealth Games, dikutip dari Times of India.

"Para sponsor, mereka pasti juga telah berinvestasi dalam olahraga lain juga. Jadi saya pikir semuanya sangat suram untuk bulu tangkis dan olahraga secara keseluruhan."

"Kami memiliki sedikit pendapatan yang datang dari beberapa tempat jika itu juga berhenti beberapa saat, itu akan menjadi masalah besar para pemain. Jadi, saya berharap ini akan normal dalam waktu satu setengah bulan," ungkapnya.

Para atlet top di seluruh dunia, termasuk beberapa pemenang Grand Slam, Serena Williams dan atlet renang legendaris asal Amerika Serikat, Michael Phelps, juga berbicara tentang efek lockdown pada kesehatan mental para atlet.

"Mungkin ada begitu banyak yang ingin pergi kesana dan bermain, mungkin 80 % dari mereka. Dan ini bukan hanya tentang olahragawan, masing-masing setiap individu mungkin memiliki masalah mental.. tetapi kami tidak memiliki pilihan sekarang," keluh Prannoy.

Artikel Tag: HS Prannoy, PV Sindhu, Lockdown, Virus Corona

868  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini