Liew Daren Kenang Kemenangan Atas Viktor Axelsen di Final French Open 2012

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 26 Okt 2021, 15:00 WIB
Liew Daren Kenang Kemenangan Atas Viktor Axelsen di Final French Open 2012

Viktor Axelsen-Liew Daren/[Foto:Badzine]

Ligaolahraga.com -

Berita Badminton : Kota Paris adalah salah satu tempat yang menyimpan kenangan bahagia dan menyenangkan bagi pebulutangkis nomor 35 dunia asal Malaysia, Liew Daren.

Pemain berusia 25 tahun saat itu mencapai puncak karirnya dengan merebut satu-satunya gelar Superseries lewat kemenangan 21-18, 21-17 atas Viktor Axelsen dari Denmark di final French Open yang berlangsung di Stadion Pierre de Coubertin di Paris .

Sayangnya, kemenangan luar biasa yang mengubah karir pada 26 Oktober 2012, gagal memicu kebangkitan Liew Daren saat ia terus berjuang untuk bentuk dan konsistensi sebelum keluar dari tim nasional pada awal 2016.

Sebagai catatan, Viktor Axelsen justru berhasil menjadi juara dunia 2017 dan juara Olimpiade 2020.

Karier profesional Daren mencapai puncaknya ketika ia mengantongi perunggu di Kejuaraan Dunia di Nanjing pada 2018 untuk menjadi peraih medali Malaysia ketiga di nomor tunggal putra selain Lee Chong Wei dan Wong Choong Hann.

“Saya tidak akan mengatakan saya menyesal. Saya melihat ini bagian dari perjalanan hidup saya,” kata Daren saat mempersiapkan pertandingan pembukanya melawan petenis peringkat 13 dunia Kanta Tsuneyama dari Jepang di French Open 2021.

“Tidak semua orang bisa sesukses Datuk Lee (Chong Wei), kan?"

“Tetapi jika ada sesuatu yang bisa saya lakukan secara berbeda, saya pikir itu adalah untuk tidak memberi terlalu banyak tekanan pada diri saya sendiri yang menyebabkan kejatuhan saya saat itu. Kalau saja saya bisa bermain dengan kondisi pikiran saya saat ini, hasilnya bisa berbeda,” ungkapnya. 

Namun, Liew Daren tidak pernah bisa melupakan satu minggu yang tak terlupakan di Paris. Dia mengalahkan lawan berperingkat lebih tinggi seperti Sho Sasaki dari Jepang, Hu Yun (Hong Kong) dan Jan O Jorgensen (Denmark) dalam perjalanan ke final French Open 2012.

Tidak ada Lee Chong Wei serta bintang Cina, Lin Dan serta Chen Jin tetapi untuk Daren, kemenangan sangat berarti baginya.

“Saya selalu senang bisa kembali ke sini di Paris. Saat saya melangkah ke venue, itu membawa kembali semua kenangan indah sembilan tahun yang lalu," kata Daren.

“Tidak mungkin saya akan melupakannya karena memenangkan Prancis Terbuka untuk satu-satunya gelar Superseries saya adalah pencapaian terbesar dalam karir saya. Ini mungkin tidak besar untuk orang Malaysia karena Datuk Lee telah memenangkannya minggu demi minggu, tetapi itu sangat besar bagi saya."

“Dari semua pertandingan, saya sangat menikmati kemenangan saya atas Hu Yun karena ini adalah kemenangan pertama saya atas dia saat itu. Kemudian turnamen itu juga dikenang karena turnamen terakhir Peter Gade-Christensen yang hebat sebelum pensiun."

"Mudah-mudahan saya bisa memutar kembali tahun-tahun dan menemukan kembali beberapa bentuk saya pada tahun 2012 di arena yang sama minggu ini," tambah Daren. 

Liew Daren berhasil mencapai babak 16 besar sebelum disingkirkan oleh rekan senegaranya Lee Zii Jia di Denmark pekan lalu, tetapi dia bangkit setelah menang di babak pertama atas peringkat 19 dunia, Hans Kristian Vittinghus.

“Itulah alasan mengapa saya bermain terus. Saya merasa bisa mengalahkan pemain berperingkat lebih tinggi di hari-hari terbaik saya,” katanya.

“Itu sama melawan Kanta minggu ini. Pertarungan kami selalu dekat dan saya yakin saya memiliki peluang melawannya.”

Jika dia lolos, Daren akan menghadapi Ng Ka Long dari Hong Kong atau Mark Caljouw dari Belanda di babak 16 besar French Open 2021.

Artikel Tag: Liew Daren, viktor axelsen, French Open

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/liew-daren-kenang-kemenangan-atas-viktor-axelsen-di-final-french-open-2012
1124  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini