Herry IP Siap Bawa Ganda Putra Malaysia Menangi All England Tahun Ini

Aaron Chia-Herry IP-Soh Wooi Yik/[Foto:BAM]
Mulheim - Herry IP adalah salah satu pelatih Indonesia yang sukses dan telah menghasilkan banyak juara dia ajang bergengsi All England untuk negaranya.
Minggu ini, Herry IP akan mendapatkan kesempatan kedua untuk menunjukkan keahliannya dalam mencetak gol bagi tim Malaysia di Birmingham.
Penampilan pertamanya di All-England bersama Malaysia tahun lalu berakhir menyedihkan ketika tak satu pun dari pasangan teratas berhasil lolos dari babak-babak awal.
Herry IP bahkan menyebutnya sebagai penampilan terburuknya di All-England, tetapi setelah lebih dari setahun bekerja dengan para pemain dan membimbing beberapa pasangan untuk memenangkan beberapa gelar di sepanjang jalan, saatnya telah tiba bagi anak didiknya untuk memberikan yang terbaik di turnamen tertua ini, yang dimulai besok.
Herry IP menegaskan bahwa ambisinya tetap tinggi.
"Harapan saya adalah membantu pasangan Malaysia untuk menjadi juara," kata Herry, yang tiba di Birmingham kemarin.
Herry mengatakan bahwa ia memiliki banyak kenangan indah bersama tim Indonesia di All-England, tetapi menyoroti tiga hal.
"Turnamen All-England adalah turnamen tertua dan paling bergengsi. Semua orang ingin memenangkannya. Kenangan terbaik saya adalah melihat para pemain saya mencapai final yang mempertemukan dua tim Indonesia pada tahun 2001, 2022, dan 2023," kata Herry.
Pada tahun 2001, Tony Gunawan/Halim Heryanto mengalahkan Sigit Budiarto-Candra Wijaya dalam final yang menegangkan di Seville, Spanyol.
Dua dekade kemudian di tahun 2022, Shohibul Fikri-Bagas Maulana mengumumkan kedatangannya di pentas besar dengan mengalahkan seniornya Mohd Ahsan-Hendra Setiawan dan setahun kemudian, Fajar Alfian-Rian Ardianto mengalahkan Fikri-Bagas di final.
"Namun bagi saya, seorang pemain juga bisa disebut pemenang jika ia memiliki bakat yang bagus dan karakter yang kuat," katanya.
"Saya senang melatih pemain yang menunjukkan sikap baik di dalam maupun di luar lapangan, dan mencerminkan nilai-nilai tersebut dalam gaya hidup mereka. Pemain Indonesia seperti Hendra dan Ahsan adalah contoh yang baik."
Pasangan veteran Hendra-Ahsan, yang telah pensiun dari olahraga ini, memenangkan gelar All-England pada tahun 2014 dan 2019.
Bisakah Malaysia menyapu bersih kemenangan di bawah kepemimpinan Herry juga?
Namun, berdasarkan hasil undian edisi tahun ini, hal itu tampak mustahil. Dua pemain andalan Herry — mantan juara dunia dan unggulan kedua Aaron Chia-Soh Wooi Yik dan unggulan keenam Man Wei Chong-Tee Kai Wun — berada di bagian bawah undian.
Bahkan, jika kedua pasangan mampu memenuhi ekspektasi, mereka bisa saling berhadapan di babak perempat final.
Tiga pasangannya lainnya, Wan Arif Wan Junaidi-Yap Roy King, Kang Khai Xing-Aaron Tai, dan Chong Hon Jian-Mohd Haikal Nazri, menjalani hasil imbang pembuka yang sulit.
Arif-Roy King menghadapi Daniel Lundgaard-Mads Vestergaard dari Denmark; juara dunia junior Khai Xing-Aaron menghadapi Satwiksairaj Rankireddy-Chirag Shetty dari India; dan Hon Jian-Haikal bertemu Kim Astrup-Anders Skaarup Rasmussen dari Denmark terlebih dahulu.
Dari semua pasangan tersebut, Aaron-Wooi Yik, yang dua kali menjadi runner-up All-England, hampir mengakhiri penantian gelar yang telah berlangsung sejak tahun 2007, ketika Koo Kien Keat-Tan Boon Heong terakhir kali memenangkannya.
Akankah penantian itu berakhir di bawah kepemimpinan Herry IP tahun ini?
Artikel Tag: soh wooi yik, aaron chia, man wei chong, herry ip, all england 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/herry-ip-siap-bawa-ganda-putra-malaysia-menangi-all-england-tahun-ini
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini