Timnas Malaysia Rombak Total Skuad Ganda Putra di China Open 2026

Aaron Tai-Aaron Chia/[Foto:Thestar]
Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) telah memasangkan pemain berpengalaman Aaron Chia dengan pemain muda berbakat Aaron Tai untuk turnamen China Open yang akan berlangsung pada 21-26 Juli.
Ini adalah langkah jangka pendek sebelum Aaron berkesempatan bermain bersama Tee Kai Wun di turnamen-turnamen di Eropa akhir tahun ini.
Aaron-Aaron akan bergabung dengan pemain Malaysia lainnya, Soh Wooi Yik-Man Wei Chong untuk China Open (21-26 Juli), Taipei Open (28 Juli-2 Agustus), dan Korean Open (3-8 November).
Kai Wun akan bermain bersama Yap Roy King di turnamen ini, sementara Wan Arif Wan Junaidi dipasangkan dengan Kang Khai Xing.
Tidak akan ada perubahan di Japan Open mulai 14-19 Juli dengan Wooi Yik-Wei Chong memimpin klasemen.
Direktur pelatihan ganda nasional, Rexy Mainaky, telah mengklarifikasi terkait perubahan di departemen ganda putra Malaysia dan menjelaskan bahwa keputusan tersebut dibuat dengan tujuan memenangkan medali emas di Olimpiade Los Angeles 2028.
"Kita harus melihat ke depan hingga tahun 2028. Itu tidak berarti Aaron dan Wooi Yik tidak lagi menjanjikan, tetapi kita harus melihat jumlah pemain muda yang kita miliki," kata Rexy.
Rexy mengatakan mereka telah memutuskan untuk memisahkan mantan juara dunia mereka, Aaron-Wooi Yik, setelah diskusi panjang dengan pelatih kepala Herry Iman Pierngadi dan ketua komite kinerja Datuk Seri Lee Chong Wei.
"Kita harus memadukan pemain dengan memasangkan pemain berpengalaman dengan pemain muda."
Pasangan Aaron dan Kai Wun, yang awalnya dijadwalkan untuk berpasangan di Japan Open, tidak terlaksana karena mereka tidak memiliki cukup poin untuk lolos kualifikasi.
Itulah mengapa mereka akan memulai kemitraan mereka selama rangkaian tur Eropa pada bulan Oktober.
Rexy menambahkan bahwa BAM ingin melepaskan diri dari kebiasaan terlalu bergantung pada pasangan pemain top dan sebaliknya memberi kesempatan kepada pemain muda untuk bermain di turnamen besar.
Dia mengatakan bahwa pemilihan pasangan baru tidak hanya didasarkan pada kemampuan individu pemain, tetapi juga pada kesesuaian mereka di lapangan.
"Kami tahu kami tidak bisa mengharapkan terlalu banyak dari pasangan uji coba ini, tetapi yang kami inginkan adalah pengalaman untuk tahun 2028."
"Kami tahu bahwa dengan memiliki pasangan cadangan, hal itu juga akan memberikan perspektif baru dalam tim nasional untuk Olimpiade di Los Angeles."
"Ini bukan hanya tentang mengincar medali, tetapi tentang bagaimana kita bisa mendapatkan terobosan untuk meraih medali emas Olimpiade."
"Pelatih Herry berpengalaman; dia tahu cara memasangkan pemain. Terkadang memasangkan dua pemain bagus tidak berarti mereka akan menjadi pasangan yang bagus."
"Ini tentang apa yang dibutuhkan pemain di lapangan dari pasangannya."
Rexy mengatakan mereka bisa melakukan hal yang sama di nomor ganda putri dan ganda campuran jika terbukti bermanfaat.
"Kenapa tidak? Kita tidak perlu takut untuk melakukan perubahan. Ini bukan sekadar eksperimen, tetapi sebuah keputusan berdasarkan pengamatan pelatih dan kemampuan pemain untuk beradaptasi baik dalam latihan maupun kompetisi."
"Jika ini dapat membantu pengembangan pemain dan meningkatkan peluang negara di masa depan, maka pendekatan ini dapat digunakan untuk semua nomor ganda," kata Rexy.
Artikel Tag: rexy mainaky, soh wooi yik, aaron chia, man wei chong, tee kai wun, aaron tai, kang khai xing
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/timnas-malaysia-rombak-total-skuad-ganda-putra-di-china-open-2026

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini