Conor Benn Akui Tekanan di Luar Ring Pengaruhi Duel Lawan Prograis
Conor Benn (kiri) menghadapi Prograis dalam pertarungan di Tottenham Hotspur Stadium, London, 11 April. (Foto: Fight TV)
Conor Benn mengakui berbagai tekanan di luar ring memengaruhi penampilannya saat mengalahkan Regis Prograis melalui keputusan angka pada April lalu.
Menurut Benn, bukan pertarungannya yang sulit, melainkan situasi di sekelilingnya menjelang laga tersebut.
Benn menghadapi Prograis dalam pertarungan di Tottenham Hotspur Stadium, London, 11 April, yang menjadi bagian dari kartu pertandingan utama Tyson Fury melawan Arslanbek Makhmudov.
Duel tersebut juga menjadi penampilan pertama Benn setelah bergabung dengan Zuffa Boxing.
Keputusan Benn meninggalkan Matchroom Boxing, promotor yang menanganinya sepanjang karier, dan bergabung dengan Zuffa Boxing menjadi sorotan besar.
Kesepakatan tersebut diumumkan pada 20 Februari, hanya 50 hari sebelum pertarungannya melawan Prograis.
Mantan promotornya, Eddie Hearn, bahkan mengecam keputusan tersebut dengan menyebut Conor Benn sebagai “anjing”.
Situasi itu membuat persiapan Benn untuk menghadapi Prograis banyak diwarnai pembicaraan mengenai perpindahan promotornya.
“Anda harus melihat bahwa pertarungan terakhir saya memang sulit. Bukan pertarungannya, tetapi semua kebisingan di luar ring. Itu membuatnya sulit,” kata Benn kepada The Ring.
Conor Benn mengaku harus membagi konsentrasi antara menghadapi berbagai pemberitaan dan tuntutan publik dengan upayanya tampil sebagai petinju terbaik.
Meski demikian, ia tetap meraih kemenangan atas Prograis.
Setelah laga tersebut, Benn menandatangani kontrak lima pertarungan dengan Zuffa Boxing. Kesepakatan itu berlanjut dengan laga terbesar berikutnya, yakni menghadapi juara kelas welter WBC Ryan Garcia di T-Mobile Arena, Las Vegas, Sabtu (12/9).
Benn menilai situasinya kali ini jauh lebih tenang. Ia mengatakan berbagai gangguan dari luar ring telah mereda sehingga dapat memusatkan perhatian sepenuhnya pada pertarungan.
“Untuk pertarungan ini ada rasa damai. Meskipun Ryan Garcia sempat banyak bicara, secara umum ada rasa tenang. Itu membuat saya bisa berkonsentrasi pada pekerjaan dan pertarungan yang sebenarnya,” ujar Benn.
Benn dan timnya tiba di Las Vegas pada Senin menggunakan jet pribadi setelah menyelesaikan tahap akhir pemusatan latihan di Los Angeles.
Meski demikian, Benn memperkirakan suasana akan kembali memanas sepanjang pekan pertarungan. Ia bahkan mengaku menyukai drama dan siap menikmati meningkatnya tensi sebelum menghadapi Garcia.
“Saya suka sedikit drama dan saya siap menghadapinya,” kata Benn.
Artikel Tag: Ryan Garcia, conor benn, Regis Prograis