Kanal

Josh Taylor Prediksi Ryan Garcia Akan Hentikan Conor Benn di Las Vegas

Penulis: Hanif Rusli
13 Sep 2026, 10:08 WIB

Ryan Garcia (kiri) dan Conor Benn. (Foto: Fight TV)

Josh Taylor menilai kemampuan Ryan Garcia dalam membaca momentum akan menjadi pembeda ketika mempertahankan gelar WBC kelas welter melawan Conor Benn di T-Mobile Arena, Las Vegas, Sabtu (12/9).

Garcia, 28 tahun, memiliki rekor 25-2 dengan 20 kemenangan KO, sedangkan Benn mencatat 25-1 dengan 14 KO.

Taylor memprediksi Garcia pada akhirnya akan menghentikan petinju Inggris tersebut, kemungkinan melalui pukulan hook kiri yang menjadi salah satu senjata andalannya.

“Saya berpendapat bahwa pada akhirnya Ryan Garcia akan menjatuhkannya. Saya pikir dia akan menangkap Benn dengan salah satu hook kiri itu,” kata Taylor dalam wawancara dengan talkSPORT Boxing.

Taylor memahami besarnya tantangan yang dihadapi Conor Benn. Mantan juara dunia asal Skotlandia itu pernah merasakan menjadi juara dunia di Las Vegas ketika mengalahkan Jose Carlos Ramirez pada Mei 2021.

Kemenangan tersebut membuat Taylor menjadi juara tak terbantahkan kelas welter junior atau 140 pound.

Menurut Taylor, salah satu faktor penting adalah bagaimana tubuh Benn beradaptasi setelah menurunkan berat badan untuk kembali ke kelas welter.

Conor Benn terakhir bertarung di kelas tersebut pada April 2022 ketika menghentikan Chris Van Heerden pada ronde kedua.

Sejak saat itu, Benn bertarung di kelas dengan bobot lebih tinggi.

Taylor menilai menurunkan berat badan bukan hanya soal kehilangan cairan, tetapi juga massa otot yang dapat memengaruhi kekuatan dan daya pukul.

“Yang juga menentukan adalah bagaimana Conor menurunkan berat badan itu. Menurunkan berat badan dalam bentuk air sekitar 14 pound mungkin tidak terlalu berdampak, tetapi jika massa otot juga berkurang, Anda kehilangan kekuatan dan tenaga,” ujar Taylor.

Taylor menambahkan, tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan tersebut.

Karena itu, persiapan Benn seharusnya memperhatikan pengurangan latihan beban dan lebih banyak latihan ringan untuk menjaga kecepatan.

Bahkan jika Benn mampu mencapai batas 147 pound tanpa masalah berarti, Taylor menilai lawannya tetap merupakan petinju paling berbahaya yang pernah dihadapinya.

Ryan Garcia memiliki kecepatan luar biasa dan kemampuan counterpunching yang dapat menyulitkan gaya agresif Benn.

Benn memang telah memperhalus gaya bertarungnya sejak menjadi petinju profesional, tetapi Taylor menilai kecepatan saja tidak cukup.

“Sulit karena Anda juga harus memperhitungkan timing. Memiliki kecepatan memang bagus, tetapi Anda juga harus punya timing yang baik bersama kecepatan itu, dan itulah masalah Conor,” kata Taylor.

Ryan Garcia memiliki pengalaman amatir yang jauh lebih panjang, termasuk beberapa gelar nasional Amerika Serikat dan keikutsertaan di Olimpiade 2016.

Sementara itu, Benn menjalani karier amatir yang relatif singkat di Australia sebelum beralih ke profesional.

Taylor meyakini kombinasi kecepatan dan timing Garcia akan membuat Benn kesulitan menyesuaikan diri sepanjang pertarungan.

Artikel Tag: Josh Taylor, Ryan Garcia, conor benn

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru