banner babe

Wladimir Klitschko Khawatirkan Nasib Tinju di Olimpiade

Penulis: Fafa Zahir
Kamis 22 Nov 2018, 18:00 WIB
Wladimir Klitschko Khawatirkan Nasib Tinju di Olimpiade

Wladimir Klitschko/BoxingScene

Berita Tinju -  Mantan juara dunia kelas berat WBA, IBO, IBF, WBO Wladimir Klitschko mengungkapkan keprihatinannya soal masa depan cabang tinju di Olimpiade.

Tinju telah dipertandingkan di Olimpiade 1920, namun keberadaan olahraga ini di Olimpiade Tokyo pada 2020 mendatang diragukan setelah Komite Olimpiade Internasional (IOC) memberi peringatan kepada Asosiasi Tinju Internasional (AIBA) bahwa badan pengurus tinju amatir itu harus memperbaiki kinerjanya.

Klitschko, yang meraih mendali emas kelas berat super tahun 1996, menyatakan dukungannya untuk badan tinju profesional dunia World Boxing Association (WBA) karena dia khawatir para petinju muda amatir yang ingin berlaga di Olimpiade harus memupus impiannya.

“Untuk pertama kalinya dalam olahraga tinju, hal paling buruk terjadi,” papar Klitschko.

“Kita harus melakukan berbagai upaya untuk bisa mewujdukan impian para atlet yang ingin berpartisipasi dalam Olimpiade mendatang,” paparnya.

“Akibat hal yang mengguncang dunia olahraga dan Olimpiade ini, tinju berada dalam bahaya karena terancam dilarang karena tak berfungsinya pengurus yang berakibat dicabutnya lisensi Olimpiade,” papar petinju yang sempat menjadi raja kelas berat tinju profesional selama 10 tahun ini.

"Saya memohon kepada federasi tinju di negara masing-masing untuk melanjutkan perekrutan bersama para pionir tinju, termasuk badan tinju WBA yang terkenal di dunia,” ungkap petinju berkebangsaan Ukraina ini.

“Saya juga meminta kepada IOC untuk mempertimbangkan WBA menjadi badan sentral olahraga ini sambil terus meningkatkan perlindungan dan kepentingan atlet dan penggemar, dan memberikan lisensi Olimpiade kepada WBA untuk mewakili olahraga ini untuk Olimpiade mendatang di Tokyo. "

Artikel Tag: Wladimir Klitschko, Tinju Amatir, Tinju di Olimpiade, Olimpiade 2020, olimpiade tokyo, WBA

2923  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini