Pelatih Joe Goossen Prediksi Mario Barrios Naik ke Kelas Menengah Junior

Menurut Joe Goossen, proses penurunan berat badan semakin berat bagi Mario Barrios yang berusia 30 tahun.
Pelatih kawakan Joe Goossen memperkirakan anak asuhnya, Mario Barrios, akan segera naik kelas ke menengah junior (154 pound) setelah kekalahan telak dari Ryan Garcia akhir pekan lalu.
Barrios yang masuk ring sebagai juara dunia kelas welter versi WBC harus mengakui keunggulan Garcia lewat keputusan mutlak.
Bahkan, pertarungan berjalan sulit sejak awal setelah Mario Barrios dijatuhkan hanya 24 detik pada ronde pertama usai menerima pukulan ketiga lawannya.
Ia tak pernah benar-benar mampu membalikkan keadaan hingga kalah angka di seluruh ronde pada salah satu kartu juri.
Berdasarkan data CompuBox, Garcia tampil lebih agresif dengan mendaratkan 185 pukulan dari total 539 yang dilepaskan.
Sementara Barrios hanya mampu mengenai 106 pukulan dari 328 percobaan. Aktivitas dan kecepatan Garcia menjadi pembeda sepanjang laga.
“Itulah gaya bertarung Ryan dan kami sudah memperkirakannya. Kami berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin,” ujar Goossen kepada wartawan seusai pertandingan.
“Selain knockdown di ronde pertama dan beberapa pukulan bersih, kami sebenarnya mampu memblok banyak serangannya. Tapi Ryan memang lebih unggul angka. Dia cerdas, cepat, dan lihai mengatur jarak.”
Goossen yang pernah bekerja sama dengan Garcia juga memuji mantan anak latihnya tersebut.
“Ryan adalah petinju unik. Anda tidak benar-benar melatihnya, Anda berkolaborasi dengannya. Dia petarung yang spesial dan sekarang menjadi juara dunia,” tambahnya.
Di sisi lain, Goossen mengungkapkan bahwa Mario Barrios kemungkinan besar tak lagi bertarung di kelas 147 pound. Menurutnya, proses penurunan berat badan semakin berat bagi petinju berusia 30 tahun itu.
“Kami sudah mendiskusikan kemungkinan naik ke 154 pon sejak masa persiapan ini. Mario salah satu welter terbesar yang pernah saya lihat. Memotong berat badan menjadi semakin berisiko dan bisa memengaruhi performa,” kata Goossen.
Ia menilai faktor berat badan turut memengaruhi stamina Barrios di ronde-ronde akhir.
Jika benar meninggalkan kelas welter, Barrios akan menutup empat tahunnya di divisi tersebut dengan rekor 3-2-2.
Ia memulai kiprahnya di kelas ini dengan kekalahan dari Keith Thurman pada Februari 2022, tak lama setelah kalah KO dari Gervonta Davis di kelas 140 pon.
Barrios kemudian bangkit dengan mengalahkan Jovanie Santiago serta meraih kemenangan penting atas mantan juara dunia Yordenis Ugas untuk merebut sabuk interim WBC pada September 2023.
Ia juga menundukkan Fabian Maidana sebelum akhirnya diangkat menjadi juara dunia penuh WBC pada 2024 setelah Terence Crawford meninggalkan divisi tersebut.
Namun, sebagai juara penuh, Barrios gagal mencatat kemenangan dalam dua pertahanan gelar setelah hanya bermain imbang melawan Abel Ramos dan Manny Pacquiao, sebelum akhirnya sabuknya direbut Garcia.
Melalui media sosial, Mario Barrios mengakui kekalahan tersebut. “Itu bukan malam saya. Garcia bertarung lebih cerdas. Saya akan kembali lebih baik,” tulisnya.
Artikel Tag: joe goossen, ryan garcia, mario barrios
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/pelatih-joe-goossen-prediksi-mario-barrios-naik-ke-kelas-menengah-junior
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini