Ryan Garcia Prediksi Teofimo Lopez Bertahan Tujuh atau Delapan Ronde

Teofimo Lopez mencoba naik ke ring seusai kemenangan Garcia atas Benn untuk mengonfrontasi calon lawannya tersebut. (Foto: Fight TV)
Ryan Garcia menilai Teofimo Lopez memiliki kemampuan lebih baik dibandingkan Conor Benn, tetapi tetap memprediksi petinju asal Amerika Serikat itu akan mengalami kekalahan KO jika mereka bertarung.
Juara WBC kelas welter tersebut memperkirakan Lopez mampu bertahan setidaknya lima ronde lebih lama daripada Benn.
Namun, Garcia yakin Lopez pada akhirnya akan mengalami nasib serupa dengan Benn, yang dihentikannya di ronde kedua pada 12 September di T-Mobile Arena.
“Saya akan menjatuhkan Teo pada ronde ketujuh atau kedelapan,” kata Garcia dalam konferensi pers seusai pertarungan.
Garcia (26-2, 21 KO) dan Lopez (23-2, 13 KO) belum memiliki kesepakatan untuk bertarung. Keduanya, bagaimanapun, sama-sama menyatakan keinginan untuk bertemu demi memperebutkan sabuk WBC milik Garcia dan gelar WBA yang direbut Lopez dari Rolly Romero bulan lalu.
Romero (17-3, 13 KO) sebelumnya mengejutkan Garcia lewat kemenangan angka mutlak dalam laga utama Ring pada Mei 2025 untuk merebut gelar sekunder WBA kelas welter.
Ia kemudian menjadi juara penuh setelah Jaron “Boots” Ennis melepas gelar Ring, IBF, dan WBA kelas welter pada Juni 2025 untuk naik ke kelas welter super.
“Saya ingin unifikasi melawan Teofimo. Saya pikir itu langkah yang tepat. Ini pertarungan besar dan Teo juga petarung yang menghibur. Akan ada rangkaian promosi yang luar biasa dan dia petinju bagus. Jadi, mari kita lakukan,” ujar Garcia.
Garcia, 28, dan Lopez, 29, dikenal sebagai petinju yang gemar saling melontarkan pernyataan sejak masih bertarung di kelas ringan.
Teofimo Lopez yang berasal dari Las Vegas memiliki pencapaian sebagai juara dunia di tiga kelas dan menempati peringkat kelima dalam daftar 10 besar kelas welter versi The Ring, satu posisi di atas Garcia.
Lopez mencoba naik ke ring seusai kemenangan Garcia atas Benn pada Sabtu malam untuk mengonfrontasi calon lawannya tersebut.
Namun, petugas keamanan Zuffa Boxing mencegahnya menaiki tangga ring. Lopez merasa petugas terlalu keras saat menjauhkannya dari ring.
Dana White kemudian menjelaskan bahwa Zuffa memang tidak ingin petinju memasuki ring tanpa pertarungan yang telah disepakati.
Menurutnya, situasi David Benavidez dan Jai Opetaia berbeda karena keduanya saling berbalas tantangan setelah laga dan sama-sama menginginkan konfrontasi.
Zuffa Boxing juga tidak akan terlibat dalam pertarungan Garcia melawan Lopez.
Teofimo Lopez memiliki kontrak eksklusif dengan DAZN, begitu pula Oscar De La Hoya, promotor lama Garcia. Kontrak Garcia bersama Golden Boy Promotions akan berakhir setelah pertarungan berikutnya.
Artikel Tag: teofimo lopez, ryan garcia, conor benn
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/ryan-garcia-prediksi-teofimo-lopez-bertahan-tujuh-atau-delapan-ronde
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini