Devin Haney Nilai Ryan Garcia Manfaatkan Kelemahan Benn di Atas Ring

Devin Haney berpotensi menjadi salah satu opsi menarik bagi Garcia untuk pertarungan berikutnya. (Foto: Fight TV)
Devin Haney mengaku tidak terkejut melihat Ryan Garcia menghentikan Conor Benn pada ronde kedua dalam pertarungan perebutan gelar kelas welter di T-Mobile Arena, Las Vegas pada 12 September lalu.
Garcia mempertahankan gelar WBC kelas welter 147 pon setelah menghentikan Benn.
Hasil tersebut mengejutkan sebagian penonton, terutama karena pertarungan berakhir begitu cepat. Namun, Haney justru menilai kemenangan Garcia sudah sesuai dengan perkiraannya.
“Ryan melakukan apa yang kita semua pikir akan dia lakukan. Dia terlihat bagus, tajam, sedikit gugup di awal tetapi tetap tajam,” kata Devin Haney.
Menurut Haney, Garcia memiliki keunggulan dalam hal ledakan serangan, sementara pengalaman Benn dan kemampuan bertahannya menjadi masalah dalam pertarungan tersebut.
“Ryan secara alami eksplosif dan Conor tidak punya banyak pengalaman. Dia mencoba terlalu agresif dan pertahanannya tidak cukup bagus. Begitu dia terluka, dia tidak tahu harus berbuat apa,” ujar Haney.
Kemenangan tersebut membuat Haney berpotensi menjadi salah satu opsi menarik bagi Garcia untuk pertarungan berikutnya.
Haney merupakan petinju peringkat pertama kelas welter versi The Ring sekaligus pemegang sabuk WBO.
Devin Haney juga memiliki pengalaman langsung menghadapi pukulan Garcia. Keduanya bertemu pada April 2024. Saat itu, Haney (33-0, 15 KO, 1 NC) tiga kali dijatuhkan sebelum kalah melalui keputusan mayoritas.
Namun, hasil tersebut kemudian diubah menjadi No Contest setelah Garcia (26-2, 21 KO, 1 NC) gagal dalam tes obat sebelum pertarungan karena zat terlarang ostarine.
Kedua petinju sempat berencana menjalani pertandingan ulang pada 2025. Rencana itu batal setelah Garcia kalah dari Rolando Romero dalam laga utama The Ring's Times Square.
Pada kartu pertandingan yang sama, Haney mengalahkan Jose Ramirez melalui keputusan angka.
Usai mengalahkan Benn, Garcia langsung menyebut nama pemegang gelar WBA, Teofimo Lopez, yang turut hadir di sisi ring.
Situasi tersebut membuka kemungkinan Garcia dan Lopez bertemu dalam pertarungan berikutnya.
Ayah Haney, Bill, menilai Garcia tidak berminat kembali menghadapi putranya. Setelah kemenangan Garcia atas Benn, Bill mengatakan, “Dia tidak menginginkannya. Dia meminta Teo lebih dulu, kan?”
Artikel Tag: devin haney, ryan garcia, conor benn
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/devin-haney-nilai-ryan-garcia-manfaatkan-kelemahan-benn-di-atas-ring
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini