Mengapa Teofimo Lopez Jr Kerap Tampil Lebih Efektif Saat Hadapi Lawan Kidal

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 31 Jan 2026, 20:49 WIB - 132 views
Teofimo Lopez Jr (kanan) mengalahkan salah satu petinju kidal elit, Vasiliy Lomachenko. (Foto: Fight TV)

Teofimo Lopez Jr (kanan) mengalahkan salah satu petinju kidal elit, Vasiliy Lomachenko. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Teofimo Lopez Jr kembali berada dalam situasi yang sudah sangat dikenalnya: berstatus underdog melawan petinju kidal.

Saat menghadapi Shakur Stevenson yang tak terkalahkan di Madison Square Garden, Lopez sekali lagi dipandang sebelah mata.

Namun sejarah menunjukkan bahwa justru dalam kondisi seperti inilah Lopez sering tampil paling efektif.

Lopez (22-1, 13 KO) akan mempertahankan gelar The Ring dan WBO kelas 140 pound melawan Stevenson (24-0, 11 KO), seorang southpaw dengan efisiensi tinggi.

Menariknya, ini bukan pertama kalinya Lopez diragukan saat menghadapi petinju kidal.

Ia sebelumnya juga dijagokan kalah dari Vasiliy Lomachenko dan Josh Taylor, dua southpaw elite, tetapi justru keluar sebagai pemenang mutlak dalam kedua laga tersebut.

Kunci keberhasilan Teofimo Lopez Jr melawan southpaw terletak pada kombinasi atribut fisik, footwork, dan kecerdasan ring.

Banyak petinju ortodoks kesulitan menghadapi southpaw karena kalah posisi dan dipaksa bertarung dari jarak yang tidak menguntungkan. Lopez berbeda.

Ia memiliki kecepatan kaki yang memungkinkannya keluar-masuk jarak dengan cepat, sehingga tidak mudah “dipetik” dari luar.

Menurut pelatih Bob Santos, Lopez mampu menempatkan dirinya di posisi ideal untuk melepaskan pukulan, terutama tangan kanan ke arah tubuh.

Hal itu terlihat jelas saat melawan Lomachenko, di mana Lopez sukses mengontrol jarak, memaksa lawannya bertarung mundur, dan mematikan sudut-sudut favorit petinju Ukraina tersebut.

Statistik CompuBox memperkuat hal itu, dengan Lomachenko nyaris tak produktif di tujuh ronde awal.

Selain footwork, kontrol lead hand juga menjadi faktor krusial. Lopez tidak terobsesi semata-mata mendaratkan right hand besar, tetapi fokus memenangkan pertarungan tangan depan.

Dengan jab yang aktif dan sentuhan ke tubuh, ia mengganggu ritme southpaw dan menghilangkan jalur keluar mereka.

Pendekatan ini pula yang membuat Josh Taylor kehilangan volume pukulan dan gagal mengembangkan serangannya.

Kini, tantangannya adalah apakah Lopez bisa menerapkan pendekatan serupa terhadap Shakur Stevenson, petinju yang terkenal disiplin, sabar, dan sangat efisien.

Jika Lopez mampu menjaga emosi, tetap tenang, serta menekan output Stevenson di bawah rata-rata, peluang kejutan kembali terbuka.

Seperti yang sering terjadi, pertanyaannya bukan soal kemampuan Teofimo Lopez Jr, melainkan versi Lopez mana yang akan muncul di malam pertarungan.

Jika ia tampil dengan performa terbaiknya, menghadapi southpaw sekali lagi bisa menjadi panggung keunggulannya.

Artikel Tag: Shakur Stevenson, madison square garden

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/mengapa-teofimo-lopez-jr-kerap-tampil-lebih-efektif-saat-hadapi-lawan-kidal
Follow Us on Google News
132
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini