Mantan Pelatih Terence Crawford Yakin Conor Benn Bisa Kalahkan Garcia

Conor Benn
Berita Tinju - Conor Benn akan menghadapi tantangan terbesar dalam kariernya ketika menantang Ryan Garcia untuk memperebutkan gelar dunia WBC kelas welter di T-Mobile Arena, Las Vegas, pada 12 September 2026.
Pertarungan tersebut menjadi kesempatan pertama Benn untuk merebut gelar dunia. Sementara bagi Garcia, duel ini merupakan pertahanan pertama setelah merebut sabuk WBC dari Mario Barrios melalui kemenangan angka mutlak pada Februari lalu.
Benn datang dengan modal kemenangan atas Regis Prograis dalam debutnya bersama Zuffa Boxing. Petinju Inggris itu menang melalui keputusan mutlak setelah 12 ronde dan kini kembali ke kelas welter untuk pertama kalinya sejak 2022.
Keputusan kembali ke kelas 147 pound menjadi salah satu perhatian utama menjelang pertarungan. Benn mengakui bahwa menurunkan berat badan kembali ke batas kelas welter bukan perkara mudah setelah sebelumnya bertarung di kelas yang lebih berat.
Bahkan, Benn telah memastikan bahwa pertarungan melawan Garcia akan menjadi penampilan terakhirnya di kelas welter. Setelah duel tersebut, ia membuka kemungkinan untuk kembali bertarung di kelas welter super, kelas menengah, atau bahkan kelas menengah super.
Meski menghadapi persoalan berat badan dan status sebagai penantang, Benn mendapat dukungan dari Brian McIntyre. Pelatih yang selama bertahun tahun mendampingi Terence Crawford itu menilai Benn memiliki kemampuan untuk membuat kejutan jika mampu mengulangi performanya ketika menghadapi Chris Eubank Jr.
Benn dua kali bertarung melawan Eubank Jr pada 2025. Dalam pertarungan kedua pada November, Benn tampil lebih efektif dan meraih kemenangan angka mutlak setelah sebelumnya kalah dari Eubank Jr pada pertemuan pertama.
Menurut BoMac, panggilan akrab McIntyre, kunci kemenangan Conor Benn adalah mempertahankan tekanan sejak awal dan tidak memberikan Garcia kesempatan untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
“Saya pikir Conor akan menang. Jika Benn berlatih dengan benar dan membawa pertarungan seperti ketika melawan Chris, saya pikir dia akan baik baik saja,” ujar BoMac.
“Dia harus menjadi Conor yang menghadapi Chris, bukan Conor yang bertarung melawan Regis Prograis.”
BoMac juga melihat adanya celah dalam mental Garcia. Ia menilai tekanan konstan dari Benn berpotensi membuat sang juara kehilangan fokus seperti yang terjadi ketika Garcia menghadapi Rolando “Rolly” Romero.
Garcia memang pernah mengalami periode sulit setelah kembali dari hukuman larangan bertanding. Ia kalah melalui keputusan angka dari Romero pada Mei 2025, sebelum bangkit dan merebut gelar WBC kelas welter dengan mengalahkan Barrios pada Februari 2026.
Kini Garcia akan memasuki pertahanan gelar pertamanya dengan rekor 25 kemenangan, dua kekalahan, dan 20 kemenangan KO. Benn memiliki catatan 25 kemenangan, satu kekalahan, dan 14 KO.
Dengan dua petinju sama sama dikenal agresif dan memiliki kekuatan pukulan, pertarungan di Las Vegas diprediksi berlangsung dalam tempo tinggi. Bagi BoMac, jika Conor Benn mampu mempertahankan tekanan seperti saat melawan Eubank Jr, kejutan besar terhadap Garcia bukan sesuatu yang mustahil.
Artikel Tag: wbc, chris eubank jr, kelas welter, terence crawford, kelas menengah, kelas menengah super, kelas welter super, brian mcintyre, ryan garcia, conor benn
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/mantan-pelatih-terence-crawford-yakin-conor-benn-bisa-kalahkan-garcia
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini