Katie Taylor Ubah Tinju Putri: Menyamar Jadi Laki-Laki, Kini Tampil di MSG

Setelah satu dekade menjalani karier profesional, Katie Taylor bersiap menutup perjalanan tersebut di Croke Park. (Foto: Fight TV)
Katie Taylor akan menjalani pertarungan terakhir dalam karier profesionalnya dengan menghadapi Flora Pili di Croke Park, Dublin, pada Sabtu (5/9).
Perjalanan menuju laga perpisahan tersebut menjadi penutup dari karier yang tidak hanya dipenuhi prestasi, tetapi juga mengubah wajah tinju putri dunia.
Katie Taylor, 39 tahun, memulai karier ketika tinju putri di Irlandia nyaris tidak memiliki jalur yang jelas.
Saat masih berusia sekitar 10 tahun, ia bahkan pernah berpura-pura menjadi anak laki-laki agar dapat mengikuti pertandingan. Namanya ditulis sebagai "K. Taylor" dalam formulir pendaftaran.
Kecintaan terhadap tinju datang dari keluarganya. Ayahnya, Pete, dan kedua saudara laki-lakinya, Lee serta Peter, juga merupakan petinju.
Sementara itu, ibunya, Bridget, merupakan perempuan pertama yang menjadi juri tinju di Irlandia.
Katie Taylor mencatat sejarah pada 2001 ketika menjalani pertandingan resmi pertama tinju putri yang disahkan di Irlandia melawan Alanna Audley. Namun, perjuangannya tidak berhenti di level nasional.
Ia menjadi salah satu tokoh penting dalam upaya memasukkan tinju putri ke Olimpiade.
Setelah tampil dalam laga ekshibisi di Chicago pada 2007 sebagai bagian dari proses pembuktian kepada Komite Olimpiade Internasional, tinju putri akhirnya dipertandingkan di Olimpiade London 2012.
Taylor kemudian memenangkan medali emas di kelas ringan dan menjadi salah satu bintang olahraga terbesar di Irlandia. Kesuksesan tersebut juga membuka jalan bagi generasi petinju perempuan berikutnya.
"Dia adalah alasan kami bisa masuk ke Olimpiade," kata Mikaela Mayer, mantan wakil Amerika Serikat di Olimpiade 2016.
Setelah Olimpiade Rio 2016, Katie Taylor beralih ke profesional dan bekerja sama dengan promotor Eddie Hearn.
Ia tidak mengejar popularitas atau kesepakatan komersial sebagai tujuan utama. Menurut Hearn, yang paling menonjol dari Taylor adalah keinginannya untuk menang.
Pada 2017, Taylor merebut gelar dunia WBA kelas ringan. Dalam beberapa tahun berikutnya, ia mengumpulkan berbagai gelar dunia dan berkembang menjadi salah satu petinju putri paling terkenal di dunia.
Salah satu tonggak terbesar dalam kariernya terjadi pada April 2022 ketika Taylor menghadapi Amanda Serrano di Madison Square Garden, New York.
Keduanya menjadi petinju perempuan pertama yang menjadi penampil utama dalam 143 tahun sejarah arena tersebut.
Pertarungan berlangsung sengit selama 20 ronde tiga menit dan berakhir dengan kemenangan Taylor melalui keputusan split.
Duel tersebut kemudian dianggap sebagai salah satu pertarungan tinju putri paling penting dalam sejarah.
Taylor dan Serrano kembali bertemu dalam dua pertarungan berikutnya.
Pertemuan kedua menjadi bagian dari pertarungan utama dalam duel Jake Paul melawan Mike Tyson dan disaksikan hampir 50 juta rumah tangga melalui Netflix.
Pertemuan ketiga kembali digelar di Madison Square Garden dan menarik sekitar 74 juta penonton.
Taylor juga mengalami kekalahan profesional pertamanya ketika dikalahkan Chantelle Cameron pada 2023. Namun, ia membalas kekalahan tersebut dalam pertandingan ulang beberapa bulan kemudian.
Kini, setelah satu dekade menjalani karier profesional, Taylor bersiap menutup perjalanan tersebut di Croke Park. Stadion berkapasitas sekitar 80.000 penonton itu memiliki arti khusus bagi olahraga dan masyarakat Irlandia.
"Ini benar-benar seperti mimpi," kata Taylor mengenai kesempatan tampil di Croke Park. "Saya ingin mendapatkan akhir yang seperti dongeng."
Dari seorang anak perempuan yang harus menyamar sebagai laki-laki agar bisa bertanding hingga menjadi petinju yang memimpin pertarungan utama di Madison Square Garden, perjalanan Taylor menjadi simbol perubahan besar dalam tinju putri.
"Selama 10 tahun terakhir, saya rasa pikiran saya bahkan tidak mampu membayangkan semua ini," ujar Taylor.
"Saya akan pergi dengan hati yang penuh rasa syukur. Sungguh sebuah kehormatan bisa memberikan dampak sebesar ini terhadap dunia tinju putri."
Artikel Tag: amanda serrano, mikaela mayer, katie taylor
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/katie-taylor-ubah-tinju-putri-menyamar-jadi-laki-laki-kini-tampil-di-msg
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini