Chantelle Cameron Ubah Pandangan soal Ronde Tiga Menit Tinju Wanita

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 29 Agu 2026, 20:06 WIB - 158 views
Chantelle Cameron menilai tambahan satu menit dalam setiap ronde tidak otomatis meningkatkan peluang terjadinya knockout. (Foto: Fight TV)

Chantelle Cameron menilai tambahan satu menit dalam setiap ronde tidak otomatis meningkatkan peluang terjadinya knockout. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Chantelle Cameron mengubah pandangannya mengenai penerapan ronde tiga menit dalam tinju wanita setelah merasakan langsung format tersebut.

Mantan juara dunia sejati kelas junior welter itu kini menilai tambahan satu menit dalam setiap ronde tidak otomatis meningkatkan peluang terjadinya knockout (KO).

Cameron akan menghadapi Mikaela Mayer dalam pertarungan unifikasi gelar kelas junior menengah di Birmingham, Inggris, Sabtu (29/8) malam.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung dalam 10 ronde dengan durasi dua menit per ronde.

Gelar WBO milik Cameron akan dipertaruhkan bersama sabuk WBA dan WBC milik Mayer. Sebelumnya, Cameron menjalani pertandingan tiga menit untuk pertama kalinya ketika menghadapi Michaela Kotaskova.

Petinju berusia 35 tahun itu mendominasi pertarungan tersebut dan menang melalui keputusan mutlak dengan skor 99-91, 99-91, dan 100-90.

Namun, pengalaman tersebut membuatnya mempertanyakan anggapan bahwa tambahan waktu otomatis menghasilkan lebih banyak penghentian.

“Saya berubah pikiran soal ronde tiga menit dan kemungkinan terjadinya penghentian. Ternyata tidak sesederhana itu. Kalau memang akan terjadi penghentian, itu bisa terjadi dalam dua menit. Kalau tidak, tambahan satu menit tidak akan mengubahnya,” ujar Chantelle Cameron kepada The Ring.

Cameron sebelumnya berpikir ronde lebih panjang dapat meningkatkan jumlah KO dan membantu menarik perhatian lebih besar terhadap tinju wanita.

Namun, ketangguhan Kotaskova membuatnya menyadari bahwa daya tahan petinju menjadi faktor penting.

Menurut Cameron, pengalaman Amanda Serrano juga memperkuat pandangannya. Serrano merupakan juara dunia tujuh divisi dan salah satu pemukul terkeras dalam tinju wanita.

Namun, ketika menghadapi Danila Ramos dalam pertarungan bersejarah 12 ronde tiga menit pada Oktober 2023, Serrano juga gagal menghentikan lawannya dan menang mutlak di seluruh kartu juri.

Cameron mengatakan persiapan menghadapi ronde tiga menit juga memaksanya mengubah pendekatan latihan bersama pelatih Jamie Moore.

Mereka menggunakan konsep “gelombang”, yakni mengatur intensitas agar naik dan turun sepanjang pertarungan.

Gaya Cameron yang agresif dan gemar melepaskan banyak pukulan terasa mudah dilakukan dalam ronde dua menit.

Namun, tambahan satu menit membuatnya harus lebih pintar mengatur tenaga dan sesekali mundur untuk memulihkan napas.

“Dalam ronde dua menit, saya bisa langsung menyerang tanpa banyak mundur. Tetapi dalam ronde tiga menit, saya harus mengambil langkah mundur untuk mengatur napas,” katanya.

Menghadapi Mayer, Cameron akan kembali ke format 10 ronde dua menit. Duel tersebut menjadi kesempatan besar baginya menghadapi salah satu nama terbesar dalam tinju wanita.

Mayer, mantan juara dunia tiga divisi, berada di peringkat ketiga daftar pound-for-pound The Ring, hanya di belakang Katie Taylor dan Claressa Shields. Cameron menempati posisi kelima.

Chantelle Cameron mengaku sudah lama menantikan lawan dengan reputasi seperti Mayer. Menurutnya, status Mayer sebagai petinju papan atas justru membuatnya semakin termotivasi dalam latihan.

Artikel Tag: mikaela mayer, katie taylor, chantelle cameron

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/chantelle-cameron-ubah-pandangan-soal-ronde-tiga-menit-tinju-wanita
158
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini