George Foreman Dinilai Terlalu Kuat bagi Oleksandr Usyk

George Foreman
Berita Tinju - Oleksandr Usyk belum pernah merasakan kekalahan sepanjang karier profesionalnya dan telah menaklukkan sejumlah nama besar di kelas berat. Meski demikian, mantan juara dunia WBO kelas cruiserweight, Johnny Nelson, yakin Usyk akan kesulitan menghadapi George Foreman ketika legenda Amerika tersebut berada di masa jayanya.
Usyk mencatat sejarah setelah menjadi juara dunia tak terbantahkan di kelas cruiserweight, sebelum naik ke kelas berat dan kembali mencapai status undisputed champion. Ia mengalahkan Anthony Joshua dua kali dan Tyson Fury dua kali, kemudian menghentikan Daniel Dubois untuk merebut kembali seluruh gelar utama kelas berat.
Namun, menurut Nelson, kemampuan teknis dan pergerakan Usyk belum tentu cukup untuk meredam kekuatan Foreman. Ia menilai petinju Ukraina itu belum pernah menghadapi pemukul dengan daya hancur seperti yang dimiliki Foreman pada era 1970 an.
Foreman memang dikenal sebagai salah satu pemukul paling berbahaya dalam sejarah kelas berat. Pada 1973, ia menghentikan Joe Frazier hanya dalam dua ronde untuk merebut gelar dunia. Setahun kemudian, ia juga menjadi korban Muhammad Ali dalam pertarungan legendaris di Kinshasa.
Kepada Daily Mail Boxing, Nelson mengatakan duel Foreman dan Usyk akan sangat menarik, tetapi ia tidak melihat cara yang jelas bagi Usyk untuk mengalahkan Foreman dalam kondisi terbaiknya.
“Ini akan menjadi pertarungan yang menarik, tetapi saya benar benar tidak melihat bagaimana Usyk bisa mengalahkan George Foreman saat dia berada di puncak performanya,” ujar Nelson.
Pendapat tersebut terutama didasarkan pada kekuatan pukulan Foreman. Meski Usyk dikenal memiliki kecepatan, pergerakan kaki, serta kemampuan teknis yang sangat baik, Foreman menawarkan ancaman berbeda dengan tekanan fisik dan pukulan keras dari jarak dekat maupun jauh.
Menariknya, kekuatan Foreman tetap menjadi senjata utama bahkan ketika usianya sudah jauh melewati masa prime. Pada 5 November 1994, dalam usia 45 tahun, ia secara mengejutkan menghentikan Michael Moorer pada ronde ke10 untuk merebut gelar WBA dan IBF. Kemenangan itu membuat Foreman tercatat sebagai juara dunia kelas berat tertua dalam sejarah.
Foreman bahkan tertinggal dalam penilaian juri sebelum menemukan pukulan penentu pada ronde terakhir. Moorer yang ketika itu berusia 26 tahun telah mengendalikan sebagian besar pertandingan, tetapi sebuah pukulan kanan Foreman mengubah jalannya pertarungan dalam sekejap.
Karena itu, perbandingan George Foreman dan Oleksandr Usyk menjadi pertarungan lintas generasi yang menarik untuk dibayangkan. Usyk memiliki keunggulan teknik dan mobilitas, tetapi Nelson percaya kekuatan serta tekanan Foreman akan menjadi masalah yang sangat sulit diatasi.
Artikel Tag: george foreman, oleksandr usyk, heavyweight
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/george-foreman-dinilai-terlalu-kuat-bagi-oleksandr-usyk
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini