Gaya Bertarung Ryan Garcia Disebut Mirip dengan Legenda Tinju Meksiko Ini

Ryan Garcia
Berita Tinju - Ryan Garcia memasuki salah satu pertarungan penting dalam kariernya ketika menghadapi Conor Benn di T Mobile Arena, Las Vegas. Garcia akan mempertaruhkan gelar WBC kelas welter yang diraihnya setelah mengalahkan Mario Barrios melalui keputusan mutlak pada Februari lalu.
Gelar dunia tersebut akhirnya menjadi milik Garcia setelah sebelumnya mengalami sejumlah kegagalan dalam perebutan sabuk. Ia sempat kehilangan kesempatan merebut gelar WBC kelas ringan super dari Devin Haney karena gagal memenuhi batas berat badan, kemudian kalah dari Rolando Romero ketika mengejar gelar WBA kelas welter.
Kemenangan atas Barrios menjadi momen penting bagi Garcia. Setelah sekian lama mengejar gelar dunia, petinju asal California itu akhirnya berhasil menjadi juara dunia dan kini bersiap menghadapi tantangan pertama sebagai pemegang sabuk.
Lawan Garcia berikutnya adalah Conor Benn. Petinju Inggris tersebut ditetapkan sebagai penantang wajib WBC meski sudah cukup lama tidak bertarung di kelas welter. Benn terakhir kali bertanding pada batas 147 pound pada 2022 dan setelah itu lebih sering tampil di kelas yang lebih berat.
Di tengah persiapan menuju pertarungan tersebut, James Toney memberikan penilaian menarik mengenai Garcia. Mantan juara dunia tiga divisi itu melihat kemiripan antara gaya dan potensi Ryan Garcia dengan Salvador Sanchez, salah satu petinju Meksiko paling dihormati sepanjang sejarah.
"Garcia mengingatkan saya kepada Salvador Sanchez," ujar Toney dalam wawancara dengan ESNews.
Toney bahkan menempatkan Sanchez di atas Saul Canelo Alvarez ketika membicarakan petinju Meksiko terbaik sepanjang masa. Menurutnya, pencapaian Sanchez dalam waktu singkat membuat kariernya begitu istimewa.
"Salvador Sanchez adalah petinju Meksiko terbaik sepanjang masa. Titik. Bukan Canelo. Canelo memang petarung hebat, tetapi lihat apa yang dilakukan Salvador Sanchez dalam waktu sesingkat itu," kata Toney.
Sanchez memang memiliki karier yang luar biasa sebelum meninggal dunia dalam kecelakaan mobil pada usia 23 tahun pada 1982. Ia mempertahankan gelar WBC kelas bulu sejak 1980 dan menutup karier dengan 44 kemenangan, satu kekalahan dan satu hasil imbang, termasuk 32 kemenangan melalui KO.
Toney kemudian memberikan prediksi berani untuk pertarungan Garcia dan Benn. Ia tidak melihat Garcia akan mengalami kesulitan besar menghadapi penantang asal Inggris tersebut.
"Ryan adalah talenta luar biasa. Saya serius, dia berbeda. Benn akan menjadi pekerjaan mudah untuknya. Lima ronde," ujar Toney.
Ryan Garcia kini memiliki rekor 25 kemenangan dan dua kekalahan, dengan 20 kemenangan melalui KO. Sementara itu, Benn datang dengan rekor 25 kemenangan dan satu kekalahan.
Pertarungan Garcia dan Benn akan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026 di T Mobile Arena, Las Vegas. Duel tersebut menjadi laga utama, sementara Jai Opetaia akan menghadapi Noel Mikaelian dalam pertarungan perebutan gelar dunia kelas jelajah sebagai partai pendamping utama.
Artikel Tag: wbc, saul canelo alvarez, kelas welter, ryan garcia, conor benn
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/gaya-bertarung-ryan-garcia-disebut-mirip-dengan-legenda-tinju-meksiko-ini
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini