Duel Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven Tuai Kontroversi Soal Gelar WBC

Oleksandr Usyk
Berita Tinju : Oleksandr Usyk kembali menjadi sorotan setelah memilih menghadapi Rico Verhoeven dalam pertarungan yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Mei di Mesir. Keputusan ini memicu kontroversi karena Usyk saat ini masih memegang tiga sabuk juara dunia kelas berat.
Petinju asal Ukraina itu sebelumnya mencatatkan sejarah dengan menjadi juara tak terbantahkan untuk kedua kalinya setelah mengalahkan Daniel Dubois. Namun, ia kemudian melepas sabuk WBO dan memilih jalur berbeda dengan menghadapi Verhoeven, yang lebih dikenal sebagai juara kickboxing daripada petinju profesional.
Langkah tersebut menuai kritik dari berbagai pihak, terutama karena masih banyak penantang resmi seperti Agit Kabayel yang belum mendapat kesempatan perebutan gelar.
Meski demikian, tim Oleksandr Usyk membantah anggapan bahwa pertarungan ini hanya bersifat hiburan. Sergey Lapin selaku perwakilan tim menegaskan bahwa Verhoeven tetap merupakan lawan berbahaya.
“Dalam kelas berat, Anda tidak boleh meremehkan siapa pun. Rico adalah petarung kuat, punya pukulan keras dengan kedua tangan, dan fisiknya sangat dominan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa meski latar belakang Verhoeven berasal dari kickboxing, kemampuannya tetap patut diperhitungkan.
“Dia memang bukan petinju murni, tapi kemampuan tangan dan kekuatan fisiknya sangat serius. Ini bukan pertarungan hiburan, ini lawan yang berbahaya dan kami menganggapnya serius,” lanjutnya.
Namun kritik tetap bermunculan, terutama terkait keputusan World Boxing Council yang mengizinkan gelar dipertaruhkan dalam laga tersebut. Banyak yang menilai kebijakan ini tidak konsisten.
Sebagai perbandingan, saat Tyson Fury menghadapi Francis Ngannou beberapa waktu lalu, sabuk juara tidak dipertaruhkan meski laga tetap mendapat perhatian besar.
Lapin menyebut bahwa saat ini pihaknya masih berkomunikasi dengan berbagai badan tinju seperti World Boxing Association dan International Boxing Federation untuk mencari solusi terbaik terkait status gelar.
“Kami menghormati semua organisasi dan aturan mereka. Saat ini masih dalam tahap diskusi dan keputusan final akan segera diumumkan,” jelasnya.
Situasi ini membuka kemungkinan bahwa beberapa sabuk bisa dicopot dari Usyk jika dianggap tidak memenuhi kewajiban menghadapi penantang resmi. Di sisi lain, WBC sendiri tetap mengarahkan Usyk untuk menghadapi Kabayel sebagai mandatory challenger berikutnya.
Kontroversi ini menambah dinamika di divisi kelas berat, sekaligus menimbulkan pertanyaan besar soal arah karier Oleksandr Usyk ke depan.
Artikel Tag: tinju dunia, wbc, kickboxing, oleksandr usyk, heavyweight
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/duel-oleksandr-usyk-vs-rico-verhoeven-tuai-kontroversi-soal-gelar-wbc
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini