Chev Clarke Tinggalkan Rivalitas Masa Amatir Jelang Hadapi Billam-Smith

Chev Clarke (kanan) dan Chris Billam-Smith. (Foto: Fight TV)
Chev Clarke menegaskan tidak ingin terjebak dalam rivalitas masa lalu menjelang pertarungan ulang melawan Chris Billam-Smith di Copper Box Arena, London, Sabtu (7/11).
Setelah hampir satu dekade sejak pertemuan pertama mereka di level amatir, kedua petinju kelas penjelajah itu akan kembali berhadapan dalam partai utama Zuffa 12.
Clarke (12-2, 9 KO) dan Billam-Smith (22-2, 14 KO) pernah beberapa kali bertemu dalam kompetisi amatir pada 2016. Clarke memenangkan final turnamen nasional bergengsi ABA dan final English Title Series pada tahun tersebut.
Dia juga berhasil melewati seleksi tim nasional Inggris Raya, mengamankan tempat di skuad Team GB dengan mengungguli Billam-Smith, sebelum mewakili negaranya di Olimpiade 2020.
Perjalanan Chev Clarke menuju keberhasilan tersebut tidak mudah.
Petinju kelahiran Jamaika itu sempat bekerja sebagai sopir truk dengan jadwal malam setelah tersingkir pada babak pertama Commonwealth Games 2014.
Dia harus membagi waktu antara bekerja, berlari pada siang hari, dan berlatih tinju sebelum kembali mengemudi pada malam hari.
"Saat pertama kali bertinju dan menghadapi Chris, orang perlu memahami bahwa saya masih bekerja sebagai sopir truk. Saya mengemudi pada malam hari, pulang, berlari pada siang hari, kemudian berlatih jika sempat sebelum tidur sebentar dan kembali bekerja. Jadi, saya tidak pernah mendapatkan kamp latihan yang ideal seperti yang mungkin dia jalani," kata Chev Clarke kepada The Ring.
Meski kemenangan-kemenangan tersebut sempat menghambat perjalanan Billam-Smith, mantan juara dunia kelas penjelajah WBO itu akhirnya membangun karier profesional yang sukses.
Billam-Smith kini menempati peringkat ketiga kelas penjelajah versi The Ring.
Namun, Clarke menegaskan tidak membawa beban emosional dari persaingan lama tersebut.
Menurutnya, masing-masing petinju sudah menjalani perjalanan karier sendiri dan pertemuan kembali mereka memang tidak terhindarkan.
Dalam 12 bulan terakhir, Clarke juga melewati periode sulit. Setelah merebut gelar juara Inggris dengan mengalahkan Ellis Zorro pada Mei 2024, dia menang angka atas Efetobor Apochi pada Agustus tahun yang sama.
Namun, dia kemudian kalah tipis dari Leonardo Mosquea dalam perebutan gelar Eropa dan kembali menelan kekalahan angka dari Viddal Riley pada April 2025.
Kesepakatan promosi dengan Zuffa Boxing memberikan dorongan baru bagi kariernya. Pada 6 Juni, Clarke bangkit setelah dua kali terjatuh untuk menghentikan Jack Massey pada ronde ketujuh dalam pertarungan dramatis.
Kemenangan tersebut mengantarkannya menuju duel terbesar dalam karier profesionalnya.
Chev Clarke mengaku kini lebih bersemangat karena mendapatkan kesempatan menghadapi lawan-lawan berkualitas seperti Massey dan Billam-Smith.
Dia juga mengaku merindukan masa-masa tinju amatir ketika petinju bisa bertanding dan bepergian mewakili negara dengan dukungan pendanaan nasional.
"Hal terbaik dari tinju profesional hanya satu, yaitu mendapatkan bayaran sedikit lebih besar. Selebihnya, semuanya seperti biasa," ujarnya.
Artikel Tag: chris billam-smith, ellis zorro
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/chev-clarke-tinggalkan-rivalitas-masa-amatir-jelang-hadapi-billam-smith
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini