Tersungkur Di Babak Pertama Australian Open, Maria Sharapova Hadapi Ketidakpastian Tentang Masa Depan

Penulis: Dian Megane
Selasa 21 Jan 2020, 21:38 WIB
Tersungkur Di Babak Pertama Australian Open, Maria Sharapova Hadapi Ketidakpastian Tentang Masa Depan

Maria Sharapova tak bernasib mujur di babak pertama Australian Open 2020

Berita Tenis: Maria Sharapova langsung tersingkir dari babak pertama Australian Open setelah kalah dengan 6-3, 6-4 dari petenis unggulan ke-19, Donna Vekic.

Usai melakoni pertandingan tersebut, Sharapova menyatakan bahwa ia merasa tidak yakin dengan masa depannya di dunia tenis.

Juara di Melbourne musim 2008, Sharapova ditanya apakah ia mungkin melakoni Australian Open terakhir dalam kariernya.

“Saya tidak tahu,” jawab Sharapova. “Saya merasa beruntung mendapati diri saya berada di sini dan berterima kasih kepada Craig Tiley dan pihak penyelenggara yang mengijinkan saya untuk menjadi bagian dari turnamen ini.”

“Sulit bagi saya untuk mengatakan apa yang akan terjadi dalam 12 bulan ke depan.”

Setelah lolos ke babak 16 besar di Melbourne musim lalu, Sharapova harus siap terlempar dari peringkat 300 besar setelah Australian Open musim ini. Sebagai petenis yang pernah menjuarai Grand Slam, ia boleh menerima wildcard yang jumlahnya tidak terbatas, tetapi ia menyatakan bahwa ia belum banyak memikirkan tentang jadwal turnamen yang akan datang.

“Sejujurnya, saya akan memberikan anda jawabannya, saya tidak tahu,” jawab Sharapova ketika ditanya apakah ia mungkin mempertimbangkan untuk melakoni turnamen WTA level 125 K atau ajang ITF.

“Saya belum memikirkan tentang jadwal saya yang akan datang setelah ini. Saya tidak memiliki bola kristal untuk memberi tahu anda apakan saya bisa atau apakah saya akan melakoni sejumlah turnamen yang saya inginkan, tetapi, ya, saya ingin melakukannya.”

Sharapova melalui 12 bulan yang menyulitkan sejak Australian Open musim lalu setelah ia melakoni beberapa turnamen saja akibat cedera. Ia berjuang keras dengan cedera pada pundak kanan yang memaksanya keluar dari French Open, diikuti dengan cedera lengan yang memaksanya pensiun dari babak pertama Wimbledon.

Setelah melakoni pramusim yang solid bersama pelatih Italia, Riccardo Piatti, Sharapova melakoni pertandingan pertamanya sejak US Open musim lalu di Brisbane dua pekan lalu. Tetapi ia kalah setelah melalui babak tiebreak set ketiga dari Jennifer Brady, lalu mengungkapkan bahwa serangan virus membuatnya harus menginap di rumah sakit selama beberapa hari sebelumnya.

“Sulit untuk mengatakan apakah saya berada di jalur yang tepat saat ini, tidak lama setelah pertandingan itu (melawan Vekic). Tetapi tidak ada jalan keluar dari masalah itu, kecuali tetap mempercayai diri anda sendiri, karena jika anda melakukan semua hal yang tepat dan anda tidak mempercayai diri anda sendiri, maka itu mungkin menjadi formula yang buruk,” jelas Sharapova.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Maria Sharapova, Donna Vekic

1470  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini