Terkait Opini Nadal, Djokovic Bersikeras Ia Tak Terobsesi Dengan Apa Pun

Penulis: Dian Megane
Selasa 20 Apr 2021, 17:07 WIB
Novak Djokovic [kiri] telah bertemu Rafael Nadal [kanan] dalam 56 kesempatan

Novak Djokovic [kiri] dan Rafael Nadal [kanan] usai lakoni final French Open 2021

Berita Tenis: Novak Djokovic menyatakan bahwa Rafael Nadal berhak menyuarakan opininya, tetapi ia tidak sepenuhnya setuju dengan salah satu pernyataan yang baru-baru ini bintang tenis Spanyol ungkapkan.

Awal pekan ini, Nadal berbicara kepada metro.com dalam sebuah wawancara eksklusif yang berisi tentang berbagai topik, dari masa depannya sampai rivalitasnya dengan petenis lain. Dalam salah satu bagian, ia membicarakan tentang pendekatannya untuk memenangkan gelar Grand Slam dan bagaimana hal tersebut berbeda dengan petenis berkebangsaan Serbia.

“Tentu saya ingin memenangkan lebih banyak gelar Grand Slam. Tidak perlu diragukan,” aku Nadal.

“Tetapi saya tidak pernah, maksud saya, Novak lebih terobsesi dengan hal itu, lebih fokus. Bukan dari sudut pandang negatif. Tidak, ia lebih fokus dengan hal itu dan baginya, hal itu berarti banyak. Seperti ia selalu mengatakan dan membicarakan tentang rekor terkait gelar itu dan kerja bagus untuknya. Tetapi itu bukan pendekatan saya dalam karier tenis saya.”

Petenis peringkat 1 dunia telah terbuka tentang ambisinya bahwa suatu hari nanti ia memegang rekor sebagai petenis putra yang mengantongi paling banyak gelar Grand Slam nomor tunggal. Setelah kemenangan di Australian Open musim ini, ia mengindikasikan bahwa ia bisa menyesuaikan jadwalnya di masa yang akan datang demi mengalihkan fokus yang lebih baik untuk turnamen yang lebih bergengsi.

Kembali beraksi di Serbia Open, Belgrade, petenis tuan rumah ditanya tentang komentar Nadal. Ia tidak sepakat dengan ide bahwa ia terobsesi dengan menjelaskan bahwa ia terpicu oleh hasrat dan ambisi yang besar.

“Saya tidak bisa berbicara untuk mewakilinya, saya tidak tahu cara ia berpikir, tetapi itu haknya untuk menyuarakan opini, bagaimana ia melihat saya terkait rekor dan lain sebagainya,” tutur Djokovic.

“Secara pribadi, saya tidak merasa saya terobsesi dengan apa pun dalam hidup. Hal yang saya rasakan adalah hasrat dan ambisi yang besar. Saya akan maju untuk mencapai tujuan saya dan saya tidak pernah memiliki masalah untuk mengungkapkannya.”

“Mungkin seseorang tidak bisa mengatakan sesuatu, lalu terjebak dengan hal itu, tetapi saya tidak pernah kesulitan untuk mengatakan saya ingin memecahkan rekor atau mencapai tujuan tertentu. Saya tidak tahu mengapa hal itu bisa menjadi hal yang buruk, tidak hanya dalam hal rekor, tetapi apa pun, politik dalam tenis misalnya.”

Djokovic telah 56 kali bertemu Nadal, dan memenangkan 29 di antaranya. Rivalitas mereka termasuk berhadapan satu sama lain di sembilan final Grand Slam sejak musim 2011, termasuk di final French Open musim lalu yang dimenangkan petenis peringkat 3 dunia.

“Saya menghormati Rafa, mungkin lebih dari petenis mana pun. Ia rival terbesar yang pernah ada dalam hidup saya,” tukas Djokovic.

“Semua hal yang telah ia capai, dedikasinya terhadap tenis, cara ia berlatih, dan tenis secara umum, membuatnya patut untuk dikagumi. Ia mengetahui apa yang menjadi sumber motivasinya, saya tidak bisa membahasnya.”

Artikel Tag: Tenis, Novak Djokovic, Rafael Nadal

1116  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini