Tekanan Yang Alexander Zverev Rasakan Usai Bintang Tenis Gugur Di Paris

Penulis: Dian Megane
Rabu 10 Jun 2026, 16:59 WIB - 138 views
Alexander Zverev Ungkap Tekanan Yang Ia Rasakan Usai Bintang Tenis Berguguran Di Paris

Alexander Zverev [image: FFT]

Ligaolahraga.com -

Berita tenis: Alexander Zverev mengungkapkan tentang betapa gugup dirinya ketika ia menjadi petenis yang difavoritkan di final French Open musim 2026 dan bagaimana ia mengatasi situasi tersebut hingga akhirnya ia memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya.

Dalam sebuah wawancara, petenis berkebangsaan Jerman mengungkapkan bagaimana ia mengatasi rasa tegang dengan menjadi petenis yang difavoritkan untuk memenangkan gelar French Open setelah tersingkirnya Jannik Sinner dan Novak Djokovic.

Awalnya, petenis peringkat 1 dunia, Sinner menjadi petenis yang sangat difavoritkan di French Open musim ini, diikuti dengan Djokovic sampai kedua bintang tenis berguguran.

Sinner kalah dari Juan Manuel Cerundolo di babak kedua yang juga disebabkan masalah fisik yang berakhir menjadi musibah. Sementara Djokovic kalah dari Joao Fonseca di babak ketiga setelah memenangkan dua set pertama. Hal tersebut menyisakan petenis berkebangsaan Jerman sebagai kandidat pertama untuk memenangkan gelar di Roland Garros dengan tekanan yang datang bersamanya.

Petenis berusia 29 tahun belum pernah memenangkan gelar Grand Slam sebelumnya, meskipun ia mengakui bahwa pada awalnya ia tidak segugup yang ia perkirakan.

“Anda mendengar apa yang saya katakan, lihat semua hal yang terjadi di sekeliling anda, bahkan ketika anda tidak secara aktif mencarinya. Tetapi saya benar-benar berusaha untuk fokus dengan diri saya sendiri dan pertandingan yang akan datang. Tentu, ada banyak kebisingan, saya tahu tiba-tiba saya menjadi favorit dan dalam situasi yang belum pernah saya alami sebelumnya,” aku Zverev.

Meskipun demikian, ia menghadapi situasi tersebut dengan filosofis sampai partai puncak.

“Saya juga tahu bahwa saya berusia 29 tahun, telah berkiprah di turnamen selama lebih dari 13 musim, dan mendapatkan banyak pengalaman. Kini, saya mengendalikan emosi saya dengan lebih baik daripada sebelumnya. Tetap saja, ini sesuatu yang baru bagi saya,” jelas Zverev.

“Saya pikir saya mengatasinya dengan baik. Saya memainkan permainan apik sampai final. Di final, saya tidak tampil dengan cukup baik. Saya merasa sangat, sangat gugup, sangat cemas. Tetapi pada akhirnya, saya mampu mengendalikan rasa gugup dan menang, yang menjadi hal terpenting.”

Faktanya, rasa berdebar dan tekanan di perut muncul dua hari sebelum final.

“Saya merasa gugup dan cemaas. Itu emosi yang normal di dunia olahraga. Hanya saja hal itu terlalu intens. Tetapi saya mampu mengatasinya, saya menanganinya dengan sangat baik di awal pertandingan, bermain dengan baik di set pertama dan kelima, set yang paling penting,” lanjut Zverev.

Satu-satunya catatan penting dalam kemenangan gelar Grand Slam petenis berkebangsaan Jerman adalah ia belum mengalahkan Sinner maupun Carlos Alcaraz di sepanjang turnamen, tetapi ia yakin mampu melakukannya setelah melepaskan beban dari pundaknya.

“Ketika anda memenangkan yang pertama, anda mengatakan kepada diri anda sendiri anda bisa memenangkan lebih banyak. Itu perasaan yang luar biasa. Pertandingan ini sangat penting bagi saya. Ini turnamen yang sangat penting bagi saya. Karena jika anda kalah di empat final Grand Slam, anda mulai meragukan diri anda sendiri,” papar Zverev.

Masih harus dilihat apakah melepaskan beban dari pundak akan membantu Zverev meningkatkan level permainan di turnamen-turnamen bergengsi dan menantang dua bintang tenis yang saat ini mendominasi. Setidaknya, ia kini bisa mengatakan bahwa ia telah memiliki gelar Grand Slam pertama dan itu sesuatu yang tidak bisa direbut darinya. Tetapi, kini misinya adalah mempertahankan performa apik tersebut dan menunjukkan bahwa itu bukan hanya kesuksesan sesaat.

Artikel Tag: novak djokovic, french open, alexander zverev, jannik sinner

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/tekanan-yang-alexander-zverev-rasakan-usai-bintang-tenis-gugur-di-paris
138
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini