Sang Ibu Buka-Bukaan Tentang Partisipasi Murray Di Australian Open 2021

Penulis: Dian Megane
Kamis 21 Jan 2021, 17:36 WIB
Andy Murray berharap bisa berpartisipasi di Australian Open 2021

Andy Murray menjadi korban keganasan COVID-19

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Inggris, Andy Murray mengalami kemunduran besar jelang Australian Open musim 2021.

Mantan petenis peringkat 1 dunia dinyatakan positif terinfeksi COVID-19, sehingga ia tidak bisa melakukan perjalanan menuju Melbourne untuk melakoni Grand Slam pertama pada musim 2021. Tetapi sang ibu, Judy membagikan berita baik terkait kondisi teranyarnya.

Petenis yang telah mengantongi tiga gelar Grand Slam menantikan untuk berpartisipasi di Melbourne musim ini. Ia bahkan merasa yakin bahwa ia bisa mendapatkan hasil yang lebih baik pada musim ini. Tetapi skenario terburuk muncul ke permukaan dan semua hal berubah bagi petenis berusia 33 tahun.

Sesuai standar protokol kesehatan, petenis yang lima kali menjadi runner up Australian Open harus dikarantina selama dua pekan. Selain itu, ia juga tidak bisa berlatih. Menurut Judy, ia kini berada dalam kondisi yang lebih baik.

“Ia baik-baik saja,” ungkap Judy. “Saya pikir ia bisa keluar hari ini, sehingga ia bisa melanjutkan beberapa latihan. Lalu, tentu, ini adalah pertanyaan tentang menunggu dan melihat apakah ia bisa terbang ke Australia dan menjadi bagian di turnamen itu. Tidak ada seorang pun yang tahu jawaban tentang hal itu.”

Karena belum ada kejelasan apakah ia bisa berpartisipasi di Australian Open musim 2021, rencana petenis berusia 33 tahun masih tertunda. Tetapi terungkap bahwa ada sedikit kemungkinan ia akan melakukan perjalanan ke Australia pada 28 Januari mendatang.

Pihak penyelenggara Grand Slam di Melbourne telah menerapkan protokol ketat dalam gelembung keselamatan demi meredam penyebaran virus. Dan mengingat kepatuhan mereka terhadap protokol tersebut, peluang mantan petenis peringkat 1 dunia untuk berkompetisi menjadi tidak pasti.

Satu-satunya hal yang menguntungkan petenis berkebangsaan Inggris adalah waktu. Akibat pandemi COVID-19, Australian Open ditunda hingga dua pekan dari jadwal seharusnya dan akan dimulai pada 8 Februari. Hal tersebut memberi cukup waktu agar penerbangannya menuju Australia memungkinkan.

Judy yang berhubungan dengan anak laki-laki lainnya di Australia, Jamie Murray, mengungkapkan kehidupan gelembung yang diterapkan. Ia menyatakan bahwa Jamie merupakan salah satu petenis beruntung yang menaiki penerbangan tanpa ada kasus positif COVID-19, sehingga ia bisa berlatih.

“Ia mendapatkan ketukan pada pintunya jam 6.30 pagi, ia bisa berjalan menuju lapangan, berlatih selama beberapa jam, berlatih di pusat kebugaran selama 90 menit, dan 60 menit untuk makan. Lalu berjalan kembali ke hotel dan ia tiba di hotel kira-kira jam 11.30,” papar Judy.

Semoga Murray bisa diizinkan untuk berkompetisi demi gelar Australian Open. Jika tidak, itu akan menjadi peluang signifikan yang terlewatkan baginya.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Andy Murray, jamie murray

643  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini