Tanggapan Elena Rybakina Tentang Peluang Jadi Petenis Peringkat 1 Dunia

Elena Rybakina [image: Dubai Tennis Championships]
Berita Tenis: Kemenangan Australian Open musim 2026 mengantarkan petenis berkebangsaan Kazakhstan, Elena Rybakina kembali menghuni peringkat 3 dunia.
Hampir tiga musim sejak ia menembus peringkat 3 besar untuk kali pertama, ia kembali menorehkan pencapaian tersebut setelah mengukuhkan diri jadi juara Australian Open musim 2026.
Dalam perjalanan memenangkang gelar Grand Slam kedua dalam kariernya, ia menumbangkan sejumlah nama besar, termasuk Iga Swiatek, Jessica Pegula, dan Aryna Sabalenka. Kini ia hanya terpaut 300 poin dengan petenis peringkat 2 dunia, Swiatek dan berpeluang melampauinya.
Sementara juara Wimbledon musim 2022 tertinggal lebih dari 3.000 poin dari Sabalenka, tetapi ia bertekad untuk memperkecil jarak dengan petenis peringkat 1 dunia.
Ketika ditanya apakah status peringkat 1 dunia ada dalam benaknya setelah awal musim 2026 yang gemilang, Rybakina menjawab, “Itu pastinya sebuah target. Tetapi tergantung, tentu dengan bagaimana petenis lain akan berkompetisi dan bagaimana hasilnya. Musim ini masih panjang sehingga saya tahu bahwa tidak ada waktu untuk berhenti berlatih. Anda harus berkembang setiap harinya.”
“Kami memiliki begitu banyak turnamen. Ya, anda harus mengejar dan anda harus tetap melangkah. Yang pasti, itu target, berada di peringkat yang lebih tinggi, memenangkan Grand Slam lain. Ya, kita akan lihat bagaimana musim ini berjalan.”
Petenis berkebangsaan Kazakhstan telah menikmati kesuksesan di semua permukaan lapangan, tetapi ia mengungkapkan bahwa grass-court adalah favoritnya.
Ditanya apa lapangan favoritnya setelah grass-court, Rybakina melanjutkan, “Setelah grass-court? Mungkin hard-court. Tetapi saya pikir saya telah mendapatkan hasil yang positif di semua lapangan. Clay-court cukup pendek, tetapi saya juga mendapatkan hasil yang cukup baik di sana.”
“Saya pikir saya bisa bermain di semua lapangan. Yang pasti, lapangan yang lebih cepat akan lebih baik bagi saya, bagi permainan saya.”
Sebenarnya, persentase kemenangan petenis berkebangsaan Kazakhstan di clay-court cukup tinggi, yaitu mencapai 73 persen, diikuti grass-court dengan 72 persen, dan hard-court dengan 70 persen.
Sementara mendapatkan bye di babak pertama Dubai Tennis Championships, Rybakina akan mengawali turnamen di Timur Tengah tersebut dengan menghadapi petenis berkebangsaan Australia, Kimberly Birrell di babak kedua.
Artikel Tag: australian open, dubai tennis championships, elena rybakina
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/tanggapan-elena-rybakina-tentang-peluang-jadi-petenis-peringkat-1-dunia






















Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini