Pulang Dengan Tangan Hampa, Ini Reaksi Juara Bertahan ATP Final, Tsitsipas

Penulis: Dian Megane
Jumat 20 Nov 2020, 17:51 WIB
Stefanos Tsitsipas gagal pertahankan gelar ATP Finals

Stefanos Tsitsipas catatkan 1-2 di ATP Finals 2020

Berita Tenis: Ketika Stefanos Tsitsipas ditanya sebelum melakoni laga melawan Rafael Nadal di ATP Finals musim 2020, ia menjawab bahwa ia tidak bisa bermain dengan gaya bertahan melawan Nadal.

Juara bertahan ATP Finals pun bertahan dengan strateginya, tetapi untuk kali kedua secara beruntun, ia kalah dari Nadal di O2 Arena, London dengan tiga set. Musim ini, ia tereleminasi dari ATP Finals setelah mencatatkan 1-2 di Grup London 2020.

“Sejujurnya, saya bahkan tidak tahu apa yang berusaha saya lakukan. Saya berusaha untuk tampil dengan terlalu agresif. Saya memberinya poin cuma-cuma tanpa ia harus berjuang dengan keras atau membuat saya kewalahan,”aku Tsitsipas.

“Saya seharusnya mengatasi hal itu dengan sedikit lebih cerdas dan sabar, tetapi hal itu tidak terjadi. Servis saya tidak maksimal ketika saya membutuhkannya dan anda hanya harus bertahan di momen itu, sementara saya tidak sepenuhnya seperti itu. Saya seperti tidak fokus dengan momen itu. Cukup kecewa dengan hal itu. Tetapi itulah kehidupan.”

Hasil tersebut tentu menjadi akhir yang menyecewakan pada musim yang aneh bagi petenis berkebangsaan Yunani yang mengawali musim 2020 dengan memenangkan gelar kelima dalam kariernya di Marseille dan menjadi runner up di Dubai (kalah dari Novak Djokovic).

Namun ketika ia baru saja menemukan permainan terbaik, turnamen ATP terpaksa harus vakum kurang lebih selama enam bulan akibat pandemi COVID-19.

Ketika turnamen ATP dilanjutkan pada Agustus lalu, petenis peringkat 6 dunia melaju ke semifinal Grand Slam kedua dalam kariernya di French Open dan tiba di London dengan semangat tinggi demi mempertahankan gelar ATP Finals. Tetapi ia mengakui bahwa kosongnya kursi stadion, kehidupan bak gelembung, dan protokol kesehatan yang ketat, pada akhirnya harus dibayar mahal.

“Saya bukan seseorang yang melihat sisi gelap dari banyak hal. Tetapi semua ini sangat sulit untuk ditangani, sejujurnya,” ungkap Tsitsipas.

“Saya sangat senang bahwa saya tidak terpuruk dan saya yakin, jika anda bertanya kepada petenis lain, mereka akan merespon dengan cara yang sama.”

Setelah musim 2020 berakhir baginya, petenis berkebangsaan Yunani menantikan untuk melalui masa off-season dan musim yang baru, musim ketika ia tidak harus berhadapan dengan Nadal di O2 Arena, London karena ATP Finals musim 2021 akan berpindah ke rumah baru di Turin.

“Ada beberapa hal positif yang bisa saya ambil dari hal itu. Saya akan berusaha dan melupakan hal negatif, karena siapa yang membutuhkan hal negatif di dunia ini? Hanya melihat sisi terang dari hal itu. Berusaha untuk sampai di akhir lorong dan melihat hal yang lebih baik di masa yang akan datang,” tukas Tsitsipas.

Artikel Tag: Tenis, ATP Finals, Stefanos Tsitsipas, Rafael Nadal

806  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini