Pencapaian Nadal Di French Open Tak Ada Tandingannya, Klaim Bruguera

Penulis: Dian Megane
Sabtu 16 Jan 2021, 17:30 WIB
Pencapaian Rafael Nadal di French Open cukup sulit untuk ditandingi

Rafael Nadal ketika memenangkan gelar French Open 2020

Berita Tenis: Sebelum 13 gelar French Open yang dimenangkan Rafael Nadal, petenis yang paling banyak memenangkan gelar Grand Slam tersebut adalah Max Decugis dengan delapan gelar pada awal 1990-an.

Di Open Era, rekor tersebut dipegang Bjorn Borg yang memenangkan gelar Grand Slam di Roland Garros dalam empat kesempatan pada periode 1974 – 1981.

Sementara sebelum petenis berusia 34 tahun, hanya dua petenis putra Spanyol yang memenangkan lebih dari satu gelar di Roland Garros, yakni Manuel Santana pada tahun 1960-an dan Sergi Bruguera pada awal tahun 1990-an.

Jadi, tidak mengejutkan ketika Bruguera yang juga memenangkan medali perak Olimpiade tahun 1996, berpikir bahwa pencapaian petenis peringkat 2 dunia di Roland Garros tidak ada tandingannya.

Dalam wawancara baru-baru ini, Bruguera yang kini telah berusia 50 tahun dan kapten tim Spanyol untuk Davis Cup, mengklaim bahwa tidak mungkin menyamakan pencapaiannya dengan pencapaian petenis peringkat 2 dunia.

“Pada saat itu, tidak terpikirkan bagi saya untuk memenangkan dua gelar French Open. Sampai saat itu, hanya tujuh atau delapan petenis yang pernah memenangkan dua gelar di French Open. Itu hal yang sangat luar biasa,” ungkap Bruguera.

“Tentu kini hal yang Rafael Nadal lakukan di French Open tidak ada bandingannya. Anda tidak bisa membicarakan kedua hal dalam kalimat yang sama.”

Sementara itu, setelah Davis Cup musim 2020 dibatalkan akibat pandemi COVID-19, Spanyol tidak berpeluang untuk mempertahankan gelar ajang tenis beregu putra yang mereka menangkan pada musim 2019 di bawah kepemimpinan Bruguera.

Burugera merasa optimis Davis Cup akan digelar pada musim 2021, tetapi meyakini bahwa hal itu tergantung pada situasi kesehatan global di sepanjang musim ini.

“Saya bukan dokter, tetapi vaksin telah tersedia dan diberikan. Saya memahami bahwa dalam beberapa bulan ke depan, situasinya akan berkembang. Saya tidak tahu apakah memungkinkan untuk bermain dengan sepenuhnya normal. Tetapi saya kira setidaknya sudah ada kehadiran sedikit penonton,” tutur Bruguera.

Bruguera juga yakin bahwa Spanyol akan menjadi tim yang difavoritkan dan menambahkan bahwa peluang mereka akan lebih tinggi jika juara French Open musim 2020 kembali menjadi bagian dari tim.

“Spanyol selalu menjadi tim yang sangat kompetitif dan berada di antara tim yang difavoritkan, tetapi semua akan berubah dengan Rafa bermain atau tidak,” tambah Bruguera.

“Ia selalu ingin bermain demi negaranya. Anda hanya harus melihat bagaimana ia bermain dan hal yang ia lakukan pada musim 2019. Ia ingin bermain untuk negaranya, ia selalu siap.”

Artikel Tag: Tenis, French Open, davis cup, Rafael Nadal

759  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini