Pandangan Jujur Iga Swiatek Soal ‘Kebencian' Saat Ia Kecam ‘Pakar Palsu’

Penulis: Dian Megane
Selasa 16 Jun 2026, 21:22 WIB - 105 views
Pandangan Jujur Iga Swiatek Soal ‘Kebencian’ Intens Saat Ia Kecam ‘Para Pakar Gadungan'

Iga Swiatek [image: reuters]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Iga Swiatek berterus terang tentang bagaimana ia menghadapi ekspektasi yang tidak realistis dan kebencian yang mendalam, sambil mengecam "para ahli gadungan" atas opini-opini mereka yang keras.

Perjuangan petenis berkebangsaan Polandia untuk mempertahankan konsistensi selama dua musim terakhir telah menjadi topik perdebatan luas di komunitas tenis. Tetapi, wacana tersebut seringkali melampaui kritik konstruktif, mengakibatkan sang petenis menghadapi serangkaian pelecehan dan permusuhan dari penggemar, serta opini keras dari para ahli dan analis.

Petenis peringkat 3 dunia telah berbicara secara terbuka tentang bagaimana ia menghadapi hal-hal negatif dan dampaknya terhadap dirinya, baik di atas maupun di luar lapangan.

Petenis berusia 25 tahun menjalani musim 2026 yang kurang memuaskan sampai sejauh ini, setelah ia belum memenangkan satu gelar pun saat turnamen beralih menuju musim grass-court. Terlepas dari rekornya yang luar biasa di French Open, upayanya untuk meraih gelar kelima di Paris berakhir lebih awal setelah kalah dari petenis berkebangsaan Ukraina, Marta Kostyuk di babak keempat dengan dua set langsung.

Berbicara kepada WP SportoweFakty, mantan petenis peringkat 1 dunia menyesalkan ekspektasi yang tidak realistis yang menyertai kesuksesan, yang tidak memberi ruang untuk kesalahan. Ia menyoroti pengawasan konstan yang dihadapi para petenis, termasuk berita utama yang brutal dan respons negatif dari penggemar setelah kekalahan.

“Jika anda melakukan sesuatu dengan baik dan menang, tiba-tiba kekalahan menjadi tidak dapat diterima. Itu bukan sepenuhnya sifat manusia. Setiap orang membuat kesalahan, terutama dalam olahraga. Kita terus-menerus diuji. Setiap pekan kita harus membuktikan bagaimana kita bermain, apa yang telah kita ubah, apa yang telah kita pelajari,” jelas Swiatek.

“Itu tidak mudah, terutama di era media sosial, ketika mengangkat telepon dapat menyebabkan berita utama yang tidak menyenangkan atau menerima umpan balik dari penggemar yang tidak konstruktif atau tidak menyenangkan.”

Juara Wimbledon musim 2025 berbicara terus terang tentang pengalamannya menerima kebencian yang hebat selama dua musim terakhir, mengungkapkan bahwa negativitas tersebut bahkan memengaruhi pola pikirnya di lapangan. Tetapi ia mengungkapkan rasa terima kasih atas sistem dukungan yang kuat, yang telah membantunya mengatasi tantangan-tantangan tersebut.

“Saya menerima begitu banyak kebencian sehingga saya tidak pernah menyangka akan mengalami hal seperti itu. Musim 2025 juga tidak mudah. ​​Dua musim terakhir jauh lebih sulit dalam hal itu. Ada saat-saat ketika hal itu benar-benar memengaruhi saya dan ada saat-saat ketika sulit untuk melepaskan diri darinya, bahkan di lapangan,” tambah Swiatek.

“Itulah mengapa saya senang mendapat dukungan dari orang-orang di sekitar saya yang dapat saya ajak bicara tentang hal itu.”

Petenis yang telah mengantongi enam gelar Grand Slam menambahkan bahwa opini ekstrem dari "pakar gadungan" sangat sulit diterima.

“Saya lebih terkejut dengan kebencian dari pakar gadungan yang memiliki opini radikal – cukup radikal untuk muncul dalam sebuah artikel, di judulnya – sulit bagi saya untuk menerimanya,” tukas Swiatek.

Sementara dengan mempertahankan gelar di Wimbledon akan segera berlangsung, Swiatek berharap dapat memulai musim grass-court dengan baik di Bad Homburg Open, bergabung bersama dengan nama-nama besar seperti Elena Rybakina, Mirra Andreeva, Elina Svitolina, dan Naomi Osaka.

Artikel Tag: wimbledon, french open, iga swiatek

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/pandangan-jujur-iga-swiatek-soal-kebencian-saat-ia-kecam-pakar-palsu
105
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini