Olimpiade Ditunda, Begini Reaksi sejumlah Petenis

Penulis: Dian Megane
Rabu 25 Mar 2020, 22:03 WIB
Olimpiade Ditunda, Begini Reaksi sejumlah Petenis

Venus cabang olahraga tenis di Olimpiade Rio de Janeiro 2016

Berita Tenis: Dunia tenis telah bersatu untuk mendukung penundaan Olimpiade akibat pandemi virus corona yang seharusnya digelar tahun ini di Tokyo.

Pada hari Selasa (24/03) diumumkan bahwa Olimpiade ditunda sampai tahun 2021 akibat ketidakpastian kapan berakhirnya pandemi virus corona dan kurangnya persiapan para atlet. Untuk kali keempat dalam sejarah, Olimpiade harus ditunda sejak pertama kali digelar pada tahun 1896. Tiga olimpiade lainnya ditunda akibat perang dunia pertama dan kedua.

Kei Nishikori digadang-gadang sebagai salah satu pusat perhatian di Olimpiade tahun ini. Pada tahun 2016 di Rio de Janeiro, Nishikori memenangkan medali perunggu di nomor tunggal putra dan menjadi petenis Jepang pertama yang memenangkan medali Olimpiade sejak tahun 1920.

“Saya sedikit lega mendengar berita tentang Olimpiade pagi ini (24/03),” ungkap Nishikori dalam sebuah video yang dirilis di aplikasi pribadinya.

“Saya pikir itu hal positif bagi setiap atlet, bahwa mereka bukan membatalkan, tetapi menunda. Tentu bagi mereka yang telah mempersiapkan diri dengan baik, saya pikir hal itu akan menyulitkan, tetapi dalam situasi seperti ini, saya pikir para atlet tidak bisa berlatih dengan baik.”

“Saya lega bahwa Olimpiade akan digelar di Tokyo tahun 2021 dan saya akan mempersiapkan diri demi peluang emas pada satu tahun mendatang. Ayo kita bekerja sama dan melakukan yang terbaik, sehingga situasi yang menyakitkan ini bisa segera pulih secepat mungkin.”

Sementara rekan senegara Nishikori, Yoshihito Nishioka telah merencanakan musim 2020 di Tokyo. ia dijadwalkan akan melakukan debut di Olimpiade pada usia menginjak 24 tahun.

“Saya sangat menantikan Olimpiade,” tulis Nishioka melalui akun Twitter. “Target musim ini menempatkan Olimpiade di tempat pertama, tetapi sekarang kesehatan semua orang harus diprioritaskan.”

Di dunia tenis putri, Petra Kvitova menyebut keputusan tersebut sebagai langkah tepat. Empat tahun lalu, ia memenangkan medali perunggu usai mengalahkan Madison Keys. Ia salah satu dari dua petenis Ceko yang memenangkan medali Olimpade di nomor tunggal setelah Jana Novotna pada tahun 1996.

“Berita menyedihkan bahwa kita tidak akan bisa berkompetisi di Olimpiade tahun ini, tetapi itu pastinya keputusan tepat dengan situasi di dunia saat ini yang masih harus menghadapi COVIC-19,” tulis Kvitova melalui akun Twitter.

“Daripada kecewa, mari kita nantikan untuk membuat tahun 2021 Olimpiade terbaik yang pernah disaksikan dunia.”

Sementara petenis veteran Belgia, Kirsten Flipkens menuturkan, “Saya pikir itu keputusan yang logis. Tidak masalah seberapa sulit bagi para atlet (dan terutama bagi para atlet yang telah bekerja keras demi target ini selama 4 tahun), kesehatan selalu menjadi nomor satu.”

Artikel Tag: Tenis, olimpiade, Kei Nishikori, Yoshihito Nishioka, Petra Kvitova, kirsten flipkens

317  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini