Monica Puig Senang Dengan Keputusan Olimpiade

Penulis: Dian Megane
Kamis 26 Mar 2020, 13:04 WIB
Monica Puig Senang Dengan Keputusan Olimpiade

Monica Puig ketika memenangkan medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro tahun 2016

Berita Tenis: Petenis yang memenangkan medali emas Olimpiade empat tahun lalu, Monica Puig menyatakan bahwa ia merasa bangga atas keputusan pihak penyelenggara Olimpiade yang memilih untuk menundanya sampai tahun 2021.

Melalui akun Instagram pribadi, petenis berkebangsaan Puerto Rico, Puig mengungkapkan, “Mengetahui tentang keputusan sulit untuk menunda Olimpiade, saya secara tulus merasa senang dengan hasil tersebut.”

“Situasi yang kita hadapi saat ini pastinya lebih berat daripada apapun yang pernah kita hadapi dan kita harus menggunakan saat ini untuk mengapresiasi kehidupan, kesehatan, dan keluarga kita, baik secara fisik maupun mental.”

“Olahraga akan selalu berada di sekitar kita dan kita akan bisa segera berkompetisi dan berjuang lagi secepat mungkin, tetapi saya bangga dengan keputusan yang menempatkan nyawa manusia dan kesehatan di tempat teratas melebihi apapun. Kita semua penting! Sampai jumpa tahun 2021 di Tokyo.”

Puig mencatatkan sejarah ketika ia mempersembahkan medali emas Olimpiade pertama bagi Puerto Rico setelah menundukkan petenis berkebangsaan Jerman, Angelique Kerber di final nomor tunggal putri dengan tiga set di Olimpiade Rio de Janeiro pada tahun 2016.

Namun setelah itu, peruntungan Puig seakan memudar. Sejak memenangkan medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro, ia belum bisa memenangkan satu gelar pun dengan pencapaian terbaiknya sampai saat ini adalah melaju ke final di Luxembourg Open musim 2017 sebelum kalah dari rekan senegara Kerber, Carina Witthoeft dengan dua set.

Musim ini sebelum semua turnamen dibatalkan karena virus corona, Puig bahkan tidak turun di satu turnamen pun setelah ia harus menjalani operasi pada siku kanannya di New York.

Artikel Tag: Tenis, olimpiade, Monica Puig

284  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini