Juanmita Lopez Siap Lanjutkan Warisan Keluarga di Tinju Profesional

Penulis: Hanif Rusli
Kamis 26 Feb 2026, 20:12 WIB - 102 views
Juanmita Lopez (kanan) bersama sang ayah, Juan Manuel Lopez. (Foto: Fight TV)

Juanmita Lopez (kanan) bersama sang ayah, Juan Manuel Lopez. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Putra mantan juara dunia dua divisi, Juan Manuel Lopez, yakni Juanmita Lopez, menegaskan siap menghadapi tekanan besar demi melanjutkan warisan keluarga di dunia tinju profesional.

Petinju muda Puerto Riko itu perlahan mulai membangun namanya sendiri, meski bayang-bayang sang ayah masih begitu kuat.

Dalam dunia tinju, jejak keluarga bukan hal baru.

Sejumlah nama seperti Chris Eubank Jr dan Conor Benn juga mengikuti langkah ayah mereka. Begitu pula dengan kakak beradik Tim Tszyu dan Nikita Tszyu, serta Emiliano Vargas.

Kini, Juanmita Lopez menjadi bagian dari generasi kedua yang berusaha menorehkan kisahnya sendiri.

Sang ayah, yang akrab disapa JuanMa, pernah menjadi salah satu ikon olahraga Puerto Riko pada akhir 2000-an hingga awal 2010-an.

Popularitasnya di Pulau Karibia itu hanya kalah dari Miguel Cotto. Dengan reputasi besar tersebut, Juanmita sadar dirinya memikul ekspektasi tinggi.

“Tinju sudah ada di dalam darah saya. Saya sempat mencoba basket dan baseball, tapi pada akhirnya saya selalu ingin menjadi petinju,” ujar Juanmita Lopez kepada The Ring.

“Tekanan itu selalu ada sejak kecil, tetapi saya sudah terbiasa dan bisa mengelolanya dengan baik.”

Bakatnya sudah terlihat sejak amatir. Ia meraih medali emas di Kejuaraan Dunia Remaja IBA 2022 dan mewakili Puerto Riko di Olimpiade Paris 2024.

Meski tersingkir di ronde pertama oleh juara eventual, Hasanboy Dusmatov, pengalaman tersebut menjadi momen berharga dalam kariernya.

“Saya selalu ingin menjadi atlet Olimpiade, dan saya melakukan hal yang sama seperti ayah saya 20 tahun sebelumnya,” katanya.

Lopez Sr. pun bangga karena mereka menjadi duet ayah-anak pertama yang mewakili Puerto Riko di Olimpiade.

Setelah kembali dari Paris, Juanmita Lopez memutuskan beralih ke profesional dan bergabung dengan tim yang dulu membesarkan ayahnya.

Ia dilatih Alex Caraballo, menggunakan tim pendukung yang serupa, dan dikontrak oleh promotor ternama Top Rank.

Debut profesionalnya terjadi pada Februari 2025 di Madison Square Garden, New York, dalam partai pendukung laga rekan senegaranya Xander Zayas.

Hingga kini, petinju kelas junior bantam itu mencatat rekor 5-0 dengan dua kemenangan KO.

Juanmita mengakui tinju profesional jauh lebih berat dibanding amatir. “Semua orang punya ekspektasi. Anda bisa menerima satu pukulan dan segalanya berubah dalam sekejap. Ini lebih serius,” ujarnya.

Meski belum menunjukkan daya pukul sehebat sang ayah, petinju 20 tahun itu dinilai memiliki teknik yang matang.

Targetnya tahun ini adalah menjadi juara dunia Youth dan menembus peringkat dunia. Dalam jangka panjang, ia bertekad menjadi juara dunia.

Ayahnya yakin hal tersebut bukan mustahil. Sementara Wakil Presiden Top Rank, Carl Moretti, menilai kombinasi status Olimpiade, dukungan publik Puerto Riko, serta kepribadian menarik menjadi modal besar menuju sukses.

Artikel Tag: olimpiade

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/juanmita-lopez-siap-lanjutkan-warisan-keluarga-di-tinju-profesional
102
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini