Menurut Iga Swiatek, Para Petenis Putri Dinilai Lebih Keras

Penulis: Dian Megane
Kamis 23 Nov 2023, 22:53 WIB - 673 views
Iga Swiatek Buka Suara Tentang Standar Ganda Dalam Perlihatkan Emosi Di Lapangan

Iga Swiatek luapkan kegembiraan usai memenangkan WTA Finals musim 2023 di Cancun [image: AP]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Iga Swiatek bukan penggemar dari bagaimana petenis putri dinilai lebih keras ketika mereka memperlihatkan emosi di lapangan dibandingkan petenis putra.

Tenis tidak kebal dengan standar ganda, sama seperti hal lain di dunia. Ketika mengekspresikan emosi, ada standar ganda antara petenis putri dan putra. Emosi petenis putra pada umumnya diartikan sebagai menunjukkan semangat, sedangkan emosi para petenis putri pada umumnya dianggap sebagai kurangnya pengendalian diri.

Petenis berkebangsaan Polandia mengetahuinya dengan sangat baik setelah momen ketika ia menangis di lapangan pada musim 2021 masih menjadi sesuatu yang ditanyakan kepada sang petenis. Kini, dalam wawancara baru-baru ini dengan Sportowe Fakty, juara WTA Finals musim 2023 membicarakan tentang emosinya.

“Para wartawan seringkali bertanya kepada saya tentang WTA Finals musim 2021 di Guadalajara. Tidak baik ketika emosi anda mencegah anda untuk tersu bermain atau memperlihatkan performa terbaik anda. Kadang-kadang orang-orang tidak memahami bahwa seorang petenis berhak untuk meluapkan emosi,” ungkap Swiatek.

“Jauh lebih sulit bagi atlet untuk memaafkan mereka. Itulah mengapa saya merasa malu setelah Guadalajara. Saat ini saya yakin bahwa kita seharusnya tidak seperti batu. Jika saya berpura-pura tidak bisa dihancurkan, saya akan memutarbalikkan kenyataan. Saya lebih suka menunjukkan wajah asli saya.”

Banyak pembicaraan tentang kemampuan petenis peringkat 1 dunia yang mampu menangani kompetisi di turnamen WTA saat itu. Dua musim setelah itu, sangat sedikit orang yang meragukan bahwa ia benar-benar mampu melakukannya, setelah memenangkan empat gelar Grand Slam dan menghabiskan waktu cukup lama di peringkat 1 dunia.

“Para petenis putri dinilai lebih keras, seperti kami sama sekali tidak bisa mengontrol emosi kami. Selama ATP Finals, kita menyaksikan para petenis putra juga bereaksi secara berbeda di atas lapangan, kadang-kadang mereka agresif, kadang-kadang mereka juga menangis. Tetapi di dunia tenis putra, hal itu bisa diterima dan diinterpretasikan sebagai hasrat yang mengantar menuju kesuksesan,” tambah Swiatek.

“Sementara, saya membaca lagi musim ini bahwa kadang-kadang saya kehilangan kontrol saya atas emosi saya. Bahwa ‘Swiatek telah berakhir’, bahwa ‘kariernya telah berakhir’. Saya tidak bisa memahami opini seperti itu. Beberapa orang sangat dipengaruhi dengan stereotip gender.”

Artikel Tag: Tenis, Iga Swiatek

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/menurut-iga-swiatek-para-petenis-putri-dinilai-lebih-keras
673
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini