Dengan Kerendahan Hati, Iga Swiatek Tolak Dibandingkan Dengan Petenis Ini

Penulis: Dian Megane
Minggu 11 Okt 2020, 21:25 WIB
Iga Swiatek kantongi gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di French Open 2020

Meski jadi petenis pertama dari negaranya yang klaim gelar Grand Slam, Iga Swiatek merasa masih belum layak disebut petenis terbaik Polandia

Berita Tenis: Petenis belia, Iga Swiatek mengejutkan dunia tenis ketika ia memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di French Open musim 2020.

Pencapaian gemilang tersebut petenis peringkat 54 dunia kantongi usai menumbangkan Sofia Kenin dengan dua set langsung dan menjadikannya petenis berkebangsaan Polandia pertama yang pernah memenangkan gelar Grand Slam. Tetapi, petenis peringkat 54 dunia tidak ingin disebut sebagai petenis terbaik yang pernah mewakili negaranya.

Jika anda belum mengetahui, ada petenis top dunia lain yang berasal dari Polandia. Petenis berusia 19 tahun berpikir ia belum siap untuk dibandingkan dengan salah satu petenis terbaik Polandia, Agnieszka Radwanska yang pernah menjadi salah satu petenis yang mendominasi dunia tenis putri.

“Saya hanya merasa saya seperti mencatatkan sejarah. Tetapi saya masih berpikir bahwa Radwanska, ia telah mencapai banyak hal, karena ia berkompetisi di turnamen WTA selama, saya tidak tahu, mungkin 12 musim,” ungkap Swiatek.

Meski petenis berusia 19 tahun telah mencatatkan pencapaian bersejarah yang belum pernah diraih Radwanska, ia masih ingin mencapai lebih banya hal dalam kariernya.

“Saya tahu akan ada banyak pihak yang membandingkan kami. Tetapi saya pikir saya harus benar-benar konsisten dalam beberapa musim ke depan agar nama saya layak disebut sebagai petenis terbaik Polandia. Saya pikir, itu masih tempatnya,” lanjut Swiatek.

Meskipun Radwanska belum pernah memenangkan gelar Grand Slam, ia telah mengantongi 20 gelar turnamen WTA. Lebih jauh lagi, ia memenangkan penghargaan WTA Fan Favorite Singles Player selama enam musim secara beruntun pada periode 2011 – 2016.

Dari hasil yang telah ia raih, hal tersebut membuktikan bahwa petenis peringkat 54 dunia tampil sangat dominan di French Open musim ini. Ia secara mengejutkan berhasil menundukkan petenis favorit dan melalui semua rintangan dengan kekuatan luar biasa. Bahkan, ia tidak kehilangan satu set pun di sepanjang French Open dan hal tersebut membuatnya melampaui rekor impresif Serena Williams.

Meski pencapaiannya luar biasa, petenis berusia 19 tahun tetap rendah hati.

“Saya hanya bangga terhadap diri saya sendiri. Saya melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam dua pekan terakhir,” tutur Swiatek.

“Saya tidak berharap bisa memenangkan gelar ini. Kemenangan ini tentunya mengagumkan bagi saya. Ini seperti pengalaman yang mengubah hidup saya. Saya hanya merasa saya seperti mencatatkan sejarah.”

Artikel Tag: Tenis, French Open, Iga Swiatek

5264  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini