Benoit Paire Akui, Ia Tak Siap Secara Mental Bermain Tanpa Penonton

Penulis: Dian Megane
Selasa 27 Okt 2020, 22:13 WIB
Benoit Paire menjadi petenis unggulan pertama di Astana Open musim ini

Benoit Paire siap ramaikan Astana Open pekan ini

Berita Tenis: Benoit Paire memahami dengan lebih baik daripada petenis manapun tentang seberapa naik turun musim 2020 bagi para petenis di turnamen ATP.

Petenis berkebangsaan Perancis mencoba untuk meneruskan performa meyakinkan dari awal musim 2020 setelah ia melenggang ke final di Auckland. Meski seiring dengan berjalannya waktu ditambah adanya pandemi COVID-19, ia menemukan dirinya berjuang keras di turnamen, tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara mental. Ia gagal memenangkan pertandingan secara beruntun di 10 turnamen secara beruntun.

“Musim ini semuanya baik-baik saja di awal. Saya melaju ke final di Auckland, merasa prima di lapangan, dan saya merasa senang untuk bermain. Musim lalu juga musim yang positif, jadi saya merasa senang untuk mengawali musim ini, lalu COVID-19 muncul dan lockdown di Perancis. Kami harus tinggal di rumah dan tidak bisa melakukan apapun secara fisik,” jelas Paire.

Setelah vakum selama lim bulan akibat pandemi, petenis berkebangsaan Perancis berharap ia bisa kembali ke jalur yang tepat di musim hard-court AS. Sayangnya, semua tidak berjalan sesuai keinginannya setelah ia positif terinfeksi COVID-19 tepat sebelum US Open sehingga harus diisolasi.

Bak jatuh tertimpa tangga, beberapa pekan selanjutnya di Jerman, petenis peringkat 28 dunia kembali positif terinfeksi COVID-19 tetapi diizinkan untuk bertanding di bawah peraturan pihak pemerintah setempat.

Meski menghadapi COVID-19 bukan satu-satunya pertarungan, para petenis juga harus menyesuaikan diri bermain dengan peraturan baru, termasuk pembatasan penonton, tes yang terus menerus dilakukan, dan larangan untuk pergi ke manapun. Seperti petenis lain, petenis peringkat 28 dunia juga harus menerima peraturan tersebut, tetapi tidak mudah.

Petenis berkebangsaan Perancis merupakan petenis unggulan pertama di Astana Open musim ini dan ia menjadi satu-satunya petenis peringkat 30 besar yang berpartisipasi di Astana Open. Baginya, gelar bukan hal yang paling penting, tetapi ia menargetkan untuk kembali mendapatkan momentum.

“Saya tidak mempersiapkan dengan sangat baik untuk Astana Open. Saya belum memenangkan banyak pertandingan, tetapi anda tidak pernah tahu. Jika saya memenangkan satu atau dua pertandingan, mungkin saya bisa berpeluang memenangkan gelar,” tambah Paire.

“Kepercayaan diri saya belum sepenuhnya kembali saat ini, tetapi hal itu akan datang jika saya memenangkan beberapa pertandingan.”

“Itu hal yang paling penting bagi saya di turnamen, berusaha untuk menikmati bermain di lapangan dan bersenang-senang. Bahkan jika saya bermain dengan buruk, saya hanya akan berusaha dan berjuang. Itu adalah hal yang belum saya lakukan sejak turnamen dimulai kembali.”

Mengenai bertanding tanpa penonton, “Saya sama sekali tidak menyukainya. Saya ingin mendengar sesuatu dari para penonton. Suara bising dari alat elektronik yang berfungsi sebagai hakim garis, saya tidak menyukainya. Bukan itu yang membuat saya bermain tenis. Saya bermain untuk bermain di hadapan para penonton. Disaksikan para penonton dan bukan suara bising yang palsu.”

Artikel Tag: Tenis, Astana Open, Benoit Paire

586  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini