Bagi Taylor Fritz, Perubahan Di Indian Wells Akan Buat Petenis Sengsara

Taylor Fritz [image: getty images]
Berita Tenis: Para bintang tenis papan atas semakin tidak puas dengan kualitas bola tenis di turnamen ATP, tidak terkecuali Taylor Fritz.
Bola-bola di Indian Wells telah dipertanyakan menjelang turnamen Masters 1000 musim 2026, Indian Wells Open, sementara beberapa petenis mengkritik bola keluaran Head di Rotterdam Open.
Daniil Medvedev mengkritik bola Rotterdam Open di tengah pertandingan, yang kemudian didukung oleh Alex de Minaur dan Arthur Fils. Menjelang Indian Wells Open, petenis AS mengungkapkan bahwa bola telah diganti, yang dapat
Fritz memiliki hubungan khusus dengan Indian Wells, karena di sana ia memenangkan gelar Masters untuk kali pertama dalam kariernya pada musim 2022.
Namun, mantan petenis peringkat 4 dunia menyoroti perubahan di Indian Wells Open yang kurang ia sukai dalam siaran Twitch baru-baru ini.
“Begini, ini akan sangat menarik karena mereka mengganti bola di Indian Wells musim ini dengan bola Dunlop,” ungkap Fritz.
“Bola Dunlop adalah bola yang paling sering kami gunakan di turnamen, tetapi saya juga berpikir bola itu terasa lambat saat dimainkan. Bola Dunlop terasa lambat saat sudah aus dan bola-bola itu akhir-akhir ini cepat sekali aus.”
“Kualitas bola telah menurun drastis. Delray Beach, anda bermain sekitar dua game dan bola-bola ini seperti balon. Anda sama sekali tidak bisa mencetak poin kemenangan. Saya memukulnya sekeras mungkin dan saya tidak bisa mencetak poin kemenangan. Saya tertarik untuk melihatnya karena bola-bola sebelumnya, tidak cepat, tetapi mudah meleset. Bola-bola tertentu memiliki rasa yang lebih baik.”
Petenis berusia 28 tahun menguraikan pro dan kontra dari bola baru yang diperkenalkan di Indian Wells dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi kualitas tenis.
“Bola Dunlop, menurut saya, selalu memberikan timing yang baik. Unforced error lebih sedikit terjadi dengan bola Dunlop dibandingkan dengan bola Wilson US Open,” tambah Fritz.
“Dengan bola Wilson US Open, orang-orang akan lebih banyak melakukan kesalahan. Itulah yang terjadi pada bola lama di Indian Wells, jadi sekarang mereka menggunakan bola Dunlop.”
Petenis AS percaya bahwa reli akan lebih panjang, yang menurut banyak kritikus merupakan penyebab tingginya jumlah cedera di turnamen dalam beberapa musim terakhir.
“Saya sangat tertarik untuk melihat seberapa lambat rasanya karena orang-orang akan lebih jarang melakukan kesalahan, poin akan lebih panjang, dan saya tidak tahu seberapa cepat bola akan aus,” ujar Fritz.
“Ini akan menjadi Indian Wells yang sangat berbeda karena ini akan menjadi Indian Wells pertama yang pernah saya mainkan di mana mereka tidak menggunakan bola Penn Tour. Sulit untuk mengatakannya, saya telah sukses dengan kedua bola tersebut.”
Petenis AS yakin bola Dunlop tidak akan berfungsi di lapangan yang lebih lambat, seperti Indian Wells.
“Saya suka bermain dengan bola Dunlop di lapangan cepat, seperti di Dallas. Bola-bola itu benar-benar berfungsi karena Dallas cepat. Jika anda bermain dengan bola Dunlop di lapangan yang lambat, itu sangat menyedihkan,” tukas Fritz.
Masalah sang petenis bukan hanya dengan Indian Wells, karena ia percaya turnamen ATP secara keseluruhan memiliki masalah bola yang besar.
“Kualitas bola itu semakin buruk selama bermusim-musim. Dulu tidak seperti itu dan sekarang iya. Rasanya masih sama saat baru, bolanya cukup mirip. Tetapi dulu tidak secepat ini,” sambung Fritz.
“Kita perlu mengubah pergantian bola. 7-9 terlalu lama. Saya melihat bola pada 3-3 dan berpikir, ‘Bagaimana kita bermain dengan ini sekarang? Bagaimana kita bermain tenis profesional dengan bola ini?’ Ini konyol.”
Artikel Tag: taylor fritz, indian wells open, rotterdam open
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/bagi-taylor-fritz-perubahan-di-indian-wells-akan-buat-petenis-sengsara
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini