Andy Murray Pernah Diejek Gara-Gara Bekerja Sama Dengan Pelatih Ini

Penulis: Dian Megane
Selasa 24 Nov 2020, 22:10 WIB
Andy Murray [kanan] dan Amelie Mauresmo [kanan] bekerja sama pada periode 2014 - 2016

Andy Murray [kanan] ketika masih bekerja sama dengan Amelie Mauresmo [kanan]

Berita Tenis: Andy Murray mengatakan, ia pernah diejek beberapa pihak ketika rumor bahwa ia akan menunjuk seorang wanita sebagai pelatih kepalanya mencuat.

Petenis yang telah mengantongi tiga gelar Grand Slam pernah dilatih Amelie Mauresmo, mantan petenis peringkat 1 dunia putri, pada periode 2014 – 2016. Meski ia mengakui bahwa keputusan tersebut merupakan salah satu keputusan yang entah kenapa diperlakukan dengan berbeda, baik oleh media dan mereka yang terlibat di turnamen ATP. Masih sangat jarang ketika petenis putra terbaik dilatih oleh seorang wanita.

Berbicara kepada program Driving Force, Sky Sports, petenis berkebangsaan Inggris mengungkapkan kembali penerimaan yang ia terima ketika berita bahwa ia memikirkan untuk menunjuk pelatih wanita mencuat. Saat itu, ia baru saja berpisah dengan Ivan Lendl yang mengantarkannya memenangkan dua gelar Grand Slam dan medali emas Olimpade tahun 2012.

“Kepada media, saya mempertimbangkan untuk bekerja dengan pelatih wanita,”ungkap Murray.

“Saya mulai mendapatkan pesan dari petenis lain dan pelatih mereka dengan mengatakan ‘Saya tidak percaya kau akan melakukan hal itu dengan media. Kau harus mengatakan kepada mereka esok hari bahwa kau mempertimbangkan bekerja dengan anjing’.”

Petenis berusia 33 tahun percaya bahwa Mauresmo lebih diamati oleh media dibandingkan pelatihnya yang lain. Selama bekerja sama dengan Mauresmo, ia memenangkan tujuh gelar, termasuk dua gelar pertamanya di turnamen clay-court. Tetapi ia gagal memenangkan gelar Grand Slam. Keduanya mengakhiri kerja sama mereka dengan kesepakatan bersama.

“Saya belum pernah mengalami hal itu sebelumnya karena saya belum pernah bekerja dengan pelatih wanita. Dari sana, ketika saya bekerja sama dengannya, mulai berkembang, ya ada tekanan negatif terhadapnya,”aku Murray.

“Setiap kalah di pertandingan, yang tidak pernah terjadi ketika saya kalah dalam karier saya sebelumnya, tidak ada seorang pun yang mempertanyakan pelatih saya. Di dunia tenis secara umum, si petenis yang dipertanyakan. Dan bukan seperti itu yang terjadi ketika asya bekerja sama dengan Amelie.”

“Salah satu penyesalan saya adalah saya tidak memenangkan gelar Grand Slam ketika saya bekerja sama dengannya. Dan bagi banyak orang, hal itu dipertimbangkan sebagai kegagalan karena saya tidak melakukannya.”

Pengalaman pahit tersebut tidak membuat Mauresmo kapok untuk bekerja di dunia tenis putra. Setelah melatih petenis berkebangsaan Inggri, ia melatih rekan senegaranya, Lucas Pouille sampai Oktober musim ini ketika ia memilih mundur dari posisi tersebut karena masalah keluarga.

Sebelumnya Mauresmo dipilih menjadi kapten tim Davis Cup Perancis, tetapi ia tidak mengambil peluang tersebut karena ia ingin bekerja sama dengan Pouille.

“Saya merasa ia dihakimi dengan kasar oleh banyak pihak hanya karena ia seorang wanita,” tukas Murray.

Artikel Tag: Tenis, Andy Murray, Lucas Pouille

591  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini