Xu Mengtao Sukses Pertahankan Emas Aerials Putri di Olimpiade Milan-Cortina

Xu Mengtao mencatatkan 112,90 poin lewat lompatan back full-full-full yang dieksekusi nyaris sempurna pada babak super final. (Foto: AP)
Atlet veteran China, Xu Mengtao, sukses mempertahankan medali emas nomor freeski aerials putri pada ajang Olimpiade Musim Dingin 2026, Rabu (18/2).
Keberhasilan ini menjadikan Xu sebagai atlet pertama yang mampu meraih dua emas Olimpiade di nomor aerials.
Tampil pada Olimpiade kelimanya, Xu yang kini berusia 35 tahun memastikan gelar setelah mencatatkan 112,90 poin lewat lompatan back full-full-full yang dieksekusi nyaris sempurna pada babak super final yang diikuti enam atlet terbaik.
Sebelumnya, ia membukukan 107,75 poin di final pertama serta 89,29 poin saat kualifikasi.
“Saya melakukan lompatan yang sangat bagus, dengan udara yang baik, bentuk yang baik, dan pendaratan yang bersih. Ini luar biasa,” ujar Xu Mengtao usai pertandingan. “Ini Olimpiade kelima saya, jadi saya hanya perlu tetap fokus.”
Saat lagu kebangsaan China berkumandang di arena Livigno, Xu tak kuasa menahan air mata di podium. Ia kemudian berlari menghampiri penonton dan merayakan kemenangan dengan penuh emosi.
Menurutnya, emas kali ini terasa sangat berarti dalam perjalanan panjang kariernya.
Medali Xu Mengtao juga menjadi emas kedua China dalam rentang kurang dari 90 menit, setelah Su Yiming sebelumnya menjuarai nomor snowboard slopestyle putra.
Momentum tersebut semakin menegaskan dominasi kontingen Negeri Tirai Bambu di cabang olahraga salju pada edisi Milano Cortina.
Australia melalui Danielle Scott meraih medali perak dengan 102,17 poin.
Scott, yang juga berusia 35 tahun, mencatat hasil terbaiknya sepanjang penampilan Olimpiade setelah sebelumnya tak pernah finis lebih tinggi dari posisi kesembilan.
Sementara itu, atlet China lainnya, Shao Qi, merebut perunggu dengan 101,90 poin, diikuti Kong Fanyu di posisi keempat dengan 101,31 poin.
Chen Meiting juga lolos ke final pertama namun finis ketujuh dan gagal melaju ke super final.
Dominasi China terlihat jelas dengan tiga wakilnya menembus super final. Shao mengaku puas dengan penampilannya dan menilai tim aerials China menunjukkan kekuatan luar biasa di Livigno.
Bagi Xu Mengtao, perjalanan menuju emas kali ini bukan tanpa tantangan.
Ia pernah mengalami cedera serius ligamen lutut menjelang Olimpiade 2018 dan harus melalui proses rehabilitasi panjang.
Puncaknya terjadi di Beijing 2022 saat ia akhirnya meraih emas Olimpiade pertamanya.
Kini, dengan dua emas Olimpiade dan total 30 kemenangan Piala Dunia sepanjang kariernya, Xu semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu atlet aerials terbaik sepanjang masa.
Meski belum memastikan apakah ini Olimpiade terakhirnya, Xu menegaskan dirinya masih memiliki semangat untuk terus terbang lebih tinggi.
Artikel Tag: olimpiade musim dingin
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/xu-mengtao-sukses-pertahankan-emas-aerials-putri-di-olimpiade-milan-cortina
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini