Marcel Hug Tambah Koleksi Gelar Boston Marathon Kursi Roda

Marcel Hug mencatat waktu tidak resmi 1 jam 16 menit 6 detik, hanya terpaut 33 detik dari rekor lintasan yang sebelumnya juga ia pegang. (Foto: AP)
Atlet kursi roda asal Swiss, Marcel Hug, kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih gelar kesembilan di nomor kursi roda putra Boston Marathon, Senin (20/4) waktu setempat.
Hug mencatat waktu tidak resmi 1 jam 16 menit 6 detik, hanya terpaut 33 detik dari rekor lintasan yang sebelumnya juga ia pegang.
Kemenangan ini menjadi yang keempat secara beruntun bagi Marcel Hug di ajang tersebut.
Dengan tambahan gelar ini, ia kini menempati posisi kedua sepanjang masa dalam sejarah Boston Marathon nomor kursi roda putra, di bawah Ernst van Dyk dari Afrika Selatan yang memegang rekor 10 gelar.
Dalam perlombaan, Hug langsung memimpin sejak awal. Ia sudah unggul 13 detik atas pesaing terdekatnya, David Weir dari Inggris, saat lomba baru berjalan tiga mil.
Keunggulan tersebut terus melebar hingga mencapai 55 detik saat memasuki titik setengah jarak.
Pebalap asal Amerika Serikat, Daniel Romanchuk, finis di posisi kedua dengan catatan waktu 1:22:44, disusul Jetze Plat dari Belanda di posisi ketiga dengan waktu 1:24:13.
Di nomor kursi roda putri, atlet Inggris Eden Rainbow-Cooper keluar sebagai juara.
Dominasi Hug dalam beberapa tahun terakhir semakin terlihat jelas.
Sejak menjuarai Berlin Marathon pada 2022, ia hanya sekali gagal meraih gelar dalam tujuh ajang major dunia, yakni saat finis sebagai runner-up di New York Marathon 2024.
Edisi ke-130 Boston Marathon berlangsung dalam kondisi cuaca yang relatif ideal.
Suhu saat start berada di kisaran 40 derajat Fahrenheit, dengan langit cerah dan angin dari belakang yang membantu para atlet mencatatkan waktu cepat. Kondisi ini membuat banyak peserta menargetkan hasil terbaik.
Para pelari memulai lomba dari Hopkinton dengan suhu yang sempat berada di kisaran 30-an derajat Fahrenheit dan embun beku di permukaan tanah.
Namun suhu meningkat hingga sekitar 45 derajat Fahrenheit saat perlombaan utama dimulai, diikuti lebih dari 30.000 peserta.
Selain Marcel Hug, kategori lari juga mencatatkan hasil impresif.
John Korir dari Kenya memecahkan rekor lintasan dengan waktu 2 jam 1 menit 52 detik, sementara Sharon Lokedi mempertahankan gelar di nomor putri dengan waktu 2 jam 18 menit 51 detik.
Dengan kondisi cuaca mendukung dan persaingan ketat, Boston Marathon tahun ini menjadi salah satu edisi tercepat dalam sejarah.
Hug pun kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu atlet kursi roda terbaik sepanjang masa dengan pencapaian terbarunya.
Artikel Tag: maraton
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/marcel-hug-tambah-koleksi-gelar-boston-marathon-kursi-roda






















Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini