Langkah Besar Chen Wenhao: Dari Sprinter ke Pesaing Elite Skeleton Dunia

Penulis: Hanif Rusli
Minggu 15 Feb 2026, 19:45 WIB - 82 views
Chen Wenhao terpaut tipis 0,19 detik dari podium — selisih kecil yang menegaskan bahwa dirinya kini berada di jajaran atlet elite dunia. (Foto: AP)

Chen Wenhao terpaut tipis 0,19 detik dari podium — selisih kecil yang menegaskan bahwa dirinya kini berada di jajaran atlet elite dunia. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Atlet skeleton China Chen Wenhao mungkin hanya finis di posisi keempat dalam final nomor skeleton putra di Olimpiade Musim DinginMilano Cortina 2026, tetapi hasil itu terasa seperti kemenangan pribadi.

Di lintasan Cortina Sliding Centre, ia terpaut tipis 0,19 detik dari podium — selisih kecil yang menegaskan bahwa dirinya kini berada di jajaran atlet elite dunia.

Selama dua hari kompetisi, Chen tampil semakin konsisten dalam empat heat final.

Catatan waktunya terus membaik, dan ia menjadi salah satu dari hanya tiga atlet yang mampu mencatat waktu di bawah 56 detik dua kali pada dua heat terakhir.

Penampilan tersebut menunjukkan perkembangan signifikan dalam kariernya.

Lahir pada 1996 di Shantou, Guangdong, Chen Wenhao tidak tumbuh dalam tradisi olahraga musim dingin. Sebelum mengenal skeleton, ia adalah pelari sprint atletik.

Perjalanannya dimulai pada 2015 saat tim nasional skeleton China pertama kali dibentuk, dan ia direkrut tanpa benar-benar memahami olahraga tersebut.

Pengalaman pertama meluncur di lintasan es di Calgary masih membekas dalam ingatannya.

Dengan perlengkapan pelindung tebal dan rasa takut menghadapi lintasan berkelok, Chen perlahan belajar memahami ritme dan teknik meluncur.

Seiring waktu, rasa takut berubah menjadi ketertarikan yang membuatnya terus berkembang.

Namun perjalanan kariernya tidak selalu mulus. Pada siklus Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Chen gagal mendapatkan tempat sebagai atlet utama dan hanya menjadi cadangan.

Kegagalan tampil di Olimpiade di negaranya sendiri menjadi salah satu kekecewaan terbesar dalam hidupnya, sekaligus motivasi untuk kembali lebih kuat.

Dalam empat musim Piala Dunia terakhir, Chen Wenhao konsisten berada di 10 besar klasemen keseluruhan.

Meski sempat mengalami inkonsistensi performa, ia belajar mengendalikan tekanan dan menjadi lebih sabar dalam menghadapi kompetisi.

Di Cortina, perubahan itu terlihat jelas.

Chen mengaku tampil dengan fokus penuh, bahkan tidak memeriksa catatan waktu pesaingnya. Ia hanya berkonsentrasi pada lintasan dan ritmenya sendiri.

Setelah lomba, atlet Korea Selatan Jung Seung-gi memuji ketekunan Chen.

Meski gagal meraih medali, Chen menilai hasil ini sebagai langkah besar dalam kariernya — sebuah awal baru menuju pencapaian yang lebih tinggi.

Artikel Tag: olimpiade musim dingin, milano cortina 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/langkah-besar-chen-wenhao-dari-sprinter-ke-pesaing-elite-skeleton-dunia
82
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini