Jordan Stolz Pecahkan Rekor Olimpiade dan Sabet Emas Olimpiade Kedua

Jordan Stolz mencatat waktu 33,77 detik untuk mengalahkan pesaing terdekatnya, Jenning de Boo dari Belanda. (Foto: AP)
Atlet seluncur cepat asal Amerika Serikat, Jordan Stolz, kembali mencatatkan sejarah di Olimpiade Musim DinginMilano Cortina 2026.
Ia berhasil memecahkan rekor Olimpiade nomor 500 meter putra sekaligus meraih medali emas keduanya, Sabtu (14/2).
Stolz mencatat waktu 33,77 detik untuk mengalahkan pesaing terdekatnya, Jenning de Boo dari Belanda, yang finis dengan selisih 0,11 detik.
Kemenangan tersebut melengkapi keberhasilannya menjuarai nomor 1.000 meter beberapa hari sebelumnya, sekaligus memastikan dirinya menjadi salah satu bintang utama cabang seluncur cepat di Milan.
“Tekanannya jauh berkurang setelah nomor 1.000 meter. Saya sudah tahu situasi pertandingan dan hanya fokus pada dorongan dan ritme lomba,” kata Stolz setelah finis.
Persaingan di nomor 500 meter berlangsung sangat ketat.
Beberapa menit sebelum perlombaan utama, atlet Kanada Laurent Dubreuil sempat memecahkan rekor Olimpiade dengan catatan 34,26 detik dan akhirnya meraih medali perunggu.
Rekor sebelumnya dipegang oleh Gao Tingyu yang menjadi juara Olimpiade Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.
Jordan Stolz mengakui bahwa duel melawan De Boo menjadi salah satu lomba paling menegangkan dalam kariernya.
Keduanya bahkan melampaui rekor Olimpiade dalam perlombaan yang sama.
Pada tikungan terakhir, Stolz merasakan lawannya mulai mendekat, tetapi ia mampu mempertahankan kecepatan hingga garis finis.
Keberhasilan ini membuat Stolz sejajar dengan legenda seluncur cepat Amerika, Eric Heiden, sebagai atlet yang mampu memenangi nomor 500 meter dan 1.000 meter dalam satu Olimpiade.
Heiden sendiri pernah mencatat sejarah dengan menyapu bersih lima nomor individu pada Olimpiade Musim Dingin Lake Placid 1980.
Pada Olimpiade sebelumnya di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Stolz yang saat itu masih berusia 17 tahun hanya finis di posisi ke-13 pada nomor 500 meter dan ke-14 pada nomor 1.000 meter.
Sejak saat itu, ia berkembang menjadi salah satu atlet seluncur cepat terbaik dunia dengan sejumlah gelar juara dunia.
Kini, atlet berusia 21 tahun itu masih berpeluang menambah medali di nomor 1.500 meter dan mass start.
Dengan dua lomba tersisa, Jordan Stolz berpeluang mendekati target ambisiusnya meraih empat medali emas di Milano-Cortina.
Artikel Tag: olimpiade musim dingin, milano cortina 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/jordan-stolz-pecahkan-rekor-olimpiade-dan-sabet-emas-olimpiade-kedua























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini