Cris Cyborg Pertahankan Gelar PFL dalam Duel Perpisahan Musim Panas Ini

Duel melawan Ketlen Vieira akan menjadi pertarungan terakhir Cris Cyborg sebelum pensiun dari MMA setelah lebih dari dua dekade berkarier di olahraga tersebut. (Foto: Fight TV)
Juara kelas bulu wanita PFL, Cris Cyborg, akan mengakhiri salah satu karier paling gemilang dalam sejarah seni bela diri campuran (MMA) pada musim panas ini.
Petarung asal Brasil tersebut dijadwalkan mempertahankan gelarnya menghadapi mantan penantang gelar UFC, Ketlen Vieira, dalam laga utama PFL Tampa yang berlangsung pada 22 Agustus mendatang.
PFL mengumumkan pertandingan tersebut pada Rabu (24/6).
Duel itu sekaligus akan menjadi pertarungan terakhir Cris Cyborg sebelum memutuskan pensiun dari MMA setelah lebih dari dua dekade berkarier di olahraga tersebut.
Cyborg datang ke laga perpisahan dengan status sebagai juara bertahan PFL. Ia merebut sabuk juara pada Desember lalu setelah mengalahkan Sara Collins yang sebelumnya belum terkalahkan.
Dalam pertarungan itu, Cyborg memaksa lawannya menyerah melalui rear-naked choke, yang menjadi kemenangan submission kedua sepanjang karier profesionalnya.
Sebagian besar kemenangan Cris Cyborg justru diraih lewat kekuatan pukulannya, dengan total 21 kemenangan knockout.
Petarung berusia 40 tahun itu memang mulai jarang tampil di arena MMA dalam beberapa tahun terakhir.
Selama lima tahun terakhir, ia hanya menjalani satu pertandingan MMA setiap tahunnya karena juga meniti karier sebagai petinju profesional.
Di atas ring tinju, Cyborg masih mempertahankan rekor sempurna dengan tujuh kemenangan tanpa kekalahan.
Perjalanan karier Cris Cyborg di MMA dimulai pada 2005.
Setelah kalah dalam debut profesionalnya, ia kemudian mencatat 21 pertandingan tanpa kekalahan selama rentang 13 tahun.
Salah satu kemenangan paling bersejarah terjadi pada 2009 ketika ia mengalahkan Gina Carano melalui knockout di ronde pertama pada ajang Strikeforce.
Pertarungan tersebut menjadi laga utama pertama dalam sejarah MMA yang mempertemukan dua petarung wanita di sebuah kartu pertandingan besar.
Kesuksesan Cyborg berlanjut ketika ia merebut gelar juara UFC pada 2017. Ia mampu mempertahankan sabuk tersebut dua kali sebelum akhirnya kalah melalui knockout dari Amanda Nunes pada 2018.
Kekalahan itu menjadi yang terakhir hingga saat ini, karena Cyborg berhasil bangkit dengan mencatat sembilan kemenangan beruntun.
Kini, Cyborg memburu satu pencapaian tambahan sebelum benar-benar menutup kariernya.
Melalui unggahan di Instagram, ia menegaskan targetnya adalah meraih kemenangan profesional ke-30, sebuah rekor yang belum pernah dicapai petarung wanita lain di dunia MMA.
Di sudut seberang, Ketlen Vieira memulai babak baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan PFL.
Petarung asal Brasil itu sebelumnya lebih banyak bertanding di kelas bantam UFC dan pernah mengalahkan dua mantan juara UFC, Holly Holm serta Miesha Tate.
Vieira mengakhiri kebersamaannya dengan UFC pada Mei lalu setelah kontraknya berakhir, sebelum mengumumkan kepindahannya ke PFL melalui media sosial sehari sebelum laga kontra Cyborg diumumkan.
Pertemuan keduanya di PFL Tampa bukan hanya menjadi perebutan gelar kelas bulu wanita, tetapi juga panggung terakhir bagi Cyborg untuk menutup karier legendarisnya dengan kemenangan ke-30.
Artikel Tag: mma, cris cyborg
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/cris-cyborg-pertahankan-gelar-pfl-dalam-duel-perpisahan-musim-panas-ini

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini