Conor McGregor Alami Cedera ACL, Target Kembali Bertarung pada 2027

Conor McGregor dipastikan mengalami robekan anterior cruciate ligament (ACL) dan meniskus pada lutut kanannya setelah duel melawan Max Holloway. (Foto: Fight TV)
Conor McGregor akhirnya mengungkap secara rinci cedera yang memaksanya mengakhiri laga comeback di UFC 329 hanya dalam hitungan detik.
Mantan juara dua divisi UFC itu dipastikan mengalami robekan anterior cruciate ligament (ACL) dan meniskus pada lutut kanannya setelah duel melawan Max Holloway di Las Vegas, 11 Juli lalu.
McGregor mengalami cedera pada awal ronde pertama pertarungan kelas welter tersebut.
Melalui unggahan di media sosial pada Minggu (19/7), petarung asal Irlandia itu menyebut cedera yang dialaminya identik dengan yang pernah terjadi saat menghadapi Holloway pada 2013, hanya kali ini menimpa kaki yang berbeda.
"Diagnosisnya adalah ACL dan meniskus. Cedera ini sama seperti saat pertarungan pertama melawan Holloway, hanya saja sekarang terjadi di kaki yang berlawanan. Cukup mengejutkan," tulis McGregor.
Keterangan Conor McGregor muncul sehari setelah Presiden UFC Dana White memberikan pembaruan kondisi sang petarung dalam konferensi pers.
Setelah memastikan informasi tersebut, White menyatakan McGregor mengalami cedera ACL dan kondisi lututnya mengalami kerusakan serius.
Meski demikian, McGregor tetap optimistis dapat kembali bertanding pada musim panas 2027.
Petarung berusia 38 tahun itu mengaku sudah bisa berjalan tanpa bantuan tongkat penyangga dan mulai menjalani latihan ringan untuk memperkuat otot kakinya.
Ia mengingatkan bahwa dirinya pernah pulih dari cedera ACL dalam waktu sembilan bulan sebelum kembali bertarung melawan Diego Brandao pada 2014.
Menurutnya, perkembangan teknologi pengobatan regeneratif serta metode latihan modern membuat target comeback tahun depan masih realistis untuk dicapai.
Sebelumnya, McGregor juga telah memastikan akan menjalani operasi pada lutut kanannya sebelum memulai proses rehabilitasi.
Setelah operasi dan pemulihan selesai, ia bertekad kembali berlatih seni bela diri dan menjalani satu pertarungan terakhir sesuai kontraknya bersama UFC.
Namun, Dana White meminta semua pihak tidak terburu-buru membicarakan laga berikutnya bagi Conor McGregor.
Menurutnya, fokus utama saat ini adalah operasi, rehabilitasi, hingga mendapat izin dari dokter untuk kembali menjalani latihan intensif.
"Pembicaraan soal Conor McGregor belum layak dilakukan. Dia harus menjalani operasi lutut, kemudian terapi fisik yang membutuhkan waktu. Setelah dokter menyatakan dia boleh kembali berlatih penuh, barulah kami membicarakan langkah berikutnya," ujar White.
Kekalahan dari Holloway menjadi penampilan pertama McGregor di UFC sejak Juli 2021, ketika ia mengalami patah tulang kaki kiri dalam duel melawan Dustin Poirier.
Riwayat cederanya juga mencakup robekan ACL saat menghadapi Holloway pada 2013, cedera ACL parsial sebelum melawan Chad Mendes pada 2015, serta patah jari kaki yang memaksanya membatalkan duel kontra Michael Chandler pada 2024.
Di luar masalah cedera, Conor McGregor juga sempat menghadapi persoalan hukum pada 2024 terkait putusan perdata dalam kasus dugaan kekerasan seksual.
Meski demikian, ia menegaskan tetap mempertahankan gaya hidup barunya dan bertekad bangkit dari kegagalan comeback tersebut.
Terlepas dari hasil pertandingan, laga McGregor melawan Holloway tetap mencatatkan perhatian besar.
Berdasarkan data Nielsen yang dirilis Paramount+, UFC 329 disaksikan sekitar 15,9 juta penonton di Amerika Serikat dan Amerika Latin, dengan puncak penonton bersamaan mencapai 8,3 juta, melampaui rekor acara UFC di Gedung Putih yang sebelumnya mencapai 7,9 juta.
Artikel Tag: ufc, conor mcgregor, mma
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/conor-mcgregor-alami-cedera-acl-target-kembali-bertarung-pada-2027

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini