Peraih 19 Emas Paralimpik Sarah Storey Akhiri Karier Olahraga Kompetitif

Sarah Storey sebelumnya berencana membidik penampilan ke-10 di ajang Paralimpik, tetapi akhirnya memilih fokus pada pengembangan olahraga para. (Foto: AP)
Legenda Paralimpik Inggris Sarah Storey resmi mengakhiri karier balap kompetitif pada usia 48 tahun dan memutuskan tidak mengejar kesempatan tampil pada Paralimpik Los Angeles 2028.
Keputusan tersebut menutup perjalanan panjang atlet yang telah mengoleksi 19 medali emas sepanjang kariernya.
Storey mengumumkan pensiun pada Kamis (9/7) setelah lebih dari tiga dekade berkompetisi di ajang olahraga disabilitas dunia.
Ia sebelumnya berencana membidik penampilan ke-10 di ajang Paralimpik, tetapi akhirnya memilih fokus pada pengembangan olahraga para.
Dalam wawancara dengan BBC, Storey mengatakan dirinya ingin membantu meningkatkan kualitas serta popularitas cabang olahraga para di masa depan.
"Jarak waktu antara satu Paralimpik dan berikutnya belum dimanfaatkan dengan cukup baik untuk menciptakan perkembangan yang saya dan banyak orang lain harapkan," ujar Storey.
Menurutnya, olahraga para masih memiliki banyak aspek yang membutuhkan perhatian lebih.
Hal tersebut menjadi salah satu alasan utama yang mendorongnya mengambil keputusan untuk pensiun.
Sarah Storey pertama kali meraih gelar Paralimpik untuk Inggris pada ajang Barcelona 1992 ketika masih berkompetisi di cabang renang.
Ia kemudian tampil di empat edisi Paralimpik berturut-turut dalam renang hingga Athena 2004.
Selama periode tersebut, Storey mengumpulkan 16 medali, termasuk lima medali emas.
Namun, karier renangnya terhambat setelah mengalami infeksi telinga yang membuatnya harus berhenti berlatih selama beberapa bulan.
Setelah itu, Storey beralih ke cabang balap sepeda dan langsung menjadi salah satu atlet paling dominan dalam sejarah Paralimpik.
Sejak debutnya di cabang tersebut pada Paralimpik Beijing 2008 hingga edisi Paris 2024, ia berhasil meraih 14 medali emas.
Di Paris 2024, Storey kembali menunjukkan dominasinya dengan menyapu bersih nomor road race dan time trial untuk keempat kalinya secara berturut-turut.
Prestasi tersebut memperkuat statusnya sebagai salah satu atlet Paralimpik terbaik sepanjang masa.
Sarah Storey lahir dengan kondisi tangan kiri yang mengalami disabilitas setelah lengannya terlilit tali pusar saat masih berada dalam kandungan.
Meski memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, ia mampu membangun karier luar biasa di dua cabang olahraga berbeda.
Sepanjang perjalanan kariernya, Storey tidak hanya menjadi simbol kesuksesan Inggris di Paralimpik, tetapi juga menjadi salah satu tokoh penting dalam perkembangan olahraga para secara global.
Kini, setelah resmi meninggalkan arena kompetisi, Sarah Storey ingin menggunakan pengalaman dan pengaruhnya untuk membantu menciptakan perubahan.
Ia berharap olahraga para dapat memperoleh perhatian lebih besar, memiliki sistem pengembangan yang lebih baik, serta mendapatkan dukungan yang sepadan menjelang generasi atlet berikutnya.
Artikel Tag: paralimpik, los angeles 2028, sarah storey
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/peraih-19-emas-paralimpik-sarah-storey-akhiri-karier-olahraga-kompetitif

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini