Aaron Boone Tolak Kritik soal Budaya Internal New York Yankees

Aaron Boone tetap menilai ruang ganti Yankees musim ini sebagai salah satu kekuatan tim. (Foto: AP)
Manajer New York Yankees Aaron Boone menegaskan tidak akan lebih sering mengkritik pemainnya di depan publik meskipun budaya internal klub mendapat sorotan tajam setelah tersingkir dari babak divisi Liga Amerika (ALDS) musim ini.
Boone menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers virtual pada Rabu (21/10).
Ia menilai mengkritik pemain secara terbuka bukan pendekatan kepemimpinan yang tepat, meskipun cara tersebut mungkin memuaskan pihak-pihak yang menginginkan seseorang untuk disalahkan.
“Saya memberikan bahan kepada orang-orang yang ingin melampiaskan kemarahan kepada seseorang,” kata Aaron Boone.
Kritik terhadap budaya Yankees menguat setelah Tampa Bay Rays menyapu bersih Yankees dalam seri divisi Liga Amerika awal bulan ini.
Sejumlah mantan pemain, termasuk CC Sabathia, mempertanyakan standar internal organisasi dan kurangnya keterlibatan mantan pemain dalam mendampingi tim.
Sabathia, yang nomor punggung 52 miliknya dipensiunkan oleh Yankees bulan lalu, mengatakan tidak ada sosok di ruang ganti yang bertugas menjaga standar organisasi.
Ia juga menilai kehadiran mantan pemain di sekitar tim tidak sebanyak ketika dirinya memperkuat Yankees selama 11 musim.
Aaron Boone membantah pandangan tersebut. Ia mengatakan kerap mengundang mantan pemain untuk menghabiskan waktu bersama tim, terutama selama latihan pramusim.
Menurut Boone, bermain setiap hari di Major League Baseball (MLB) menuntut ketahanan mental dan emosional yang tinggi karena kegagalan merupakan bagian tak terpisahkan dari olahraga tersebut.
Ia juga menilai tuntutan pertanggungjawaban terhadap pemain Yankees sudah sangat tinggi.
Sebelumnya, manajer umum Brian Cashman mengatakan telah menghubungi sejumlah pihak menyusul berbagai komentar mengenai organisasi tersebut. Namun, ia tidak menyebutkan siapa saja yang dihubunginya.
Cashman menilai persoalan budaya yang disorot bukan penyebab utama kegagalan Yankees mengakhiri puasa gelar selama 17 musim.
Ia mengatakan kritik dan kebisingan publik merupakan konsekuensi yang sulit dihindari ketika sebuah tim mengalami kekalahan, terutama di pasar olahraga besar seperti New York.
Ia juga menegaskan Yankees terus berupaya membangun budaya yang kuat, termasuk melalui program keterampilan mental yang menjadi salah satu inisiatif awal organisasi tersebut.
Pemilik Yankees Hal Steinbrenner turut menanggapi kritik tersebut.
Ia mengaku tidak yakin pendekatan ayahnya, mendiang George Steinbrenner, yang kerap mengkritik eksekutif, pelatih, dan pemain secara terbuka, akan efektif jika diterapkan saat ini.
Steinbrenner memilih menyampaikan kritik secara langsung kepada pihak terkait.
Aaron Boone, yang akan menjalani musim ke-10 sebagai manajer pada 2027, mengatakan persoalan pemain ditangani secara pribadi atau melalui diskusi kelompok jika diperlukan.
Ia tetap menilai ruang ganti Yankees musim ini sebagai salah satu kekuatan tim.
Menurut Boone, para pemain menghadapi berbagai kesulitan sepanjang musim tanpa saling menyalahkan dan tetap berjuang bersama.
Meski demikian, ia mengakui Yankees harus terus meningkatkan standar agar mampu bersaing memperebutkan gelar juara setiap tahun.
Artikel Tag: mlb, new york yankees
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/aaron-boone-tolak-kritik-soal-budaya-internal-new-york-yankees
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini