Salahkan Dokter, Marc Marquez Dianggap Tak Tahu Terima Kasih

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 20 Feb 2021, 23:50 WIB
Marc Marquez, MotoGP 2020

Marc Marquez saat nekat hadir di MotoGP Andalusia 2020.

Berita MotoGP: Pernyataan Marc Marquez sebelumnya yang menyalahkan pihak dokter soal cederanya membuat ia menjadi sorotan. Selain itu Marquez dianggap tak tahu terima kasih karena melupakan jasa dokter lamanya.

Marc Marquez yang kini berjuang memulihkan cederanya juga dikejar-kejar waktu lantaran MotoGP 2021 bakal bergulir dalam beberapa minggu lagi. Setelah satu musim penuh absen, Marquez yang telah menjalani operasi sebanyak tiga kali belum juga sembuh.

Aksi nekat Marquez di MotoGP Andalusia banyak mendapatkan sorotan tajam karena ia baru tiga hari menjalani operasi pertama yang membuat plat di lengan kanannya patah. Namun Marquez membantah dan menyebut bahwa insiden tersebut terjadi karena ia membuka jendela di rumahnya.

Bukan hanya itu, Honda dan Marquez juga menyebut bahwa pihak yang harusnya disalahkan adalah tim dokter yang memberikannya izin untuk kembali ke lintasan.

Namun pernyataan tersebut tersebut mendapat respon negatif. Adalah mantan dokter MotoGP, Claudio Costa, yang mengungkapkan kekecewaan terhadap sang juara dunia delapan kali tersebut.

Claudio Costa kecewa karena Marquez tidak berkonsultasi dengannya perihal cedera yang mendera. Dokter Costa bukan sosok yang asing bagi Marquez, apalagi bagi orang-orang di MotoGP.

Costa telah berpengalaman menangani berbagai macam cedera, mulai cedera ringan hingga cedera yang mengancam karier seperti kasus legenda balap, Mick Doohan.

Marquez juga menjadi salah satu klien dokter spesialis ortopedi tersebut ketika menahkodai Clinica Mobile di MotoGP hingga 2014. Salah satu jasa Clinica Mobile terhadap Marquez adalah ketika membantu Marquez mengikuti balapan setelah mengalami dislokasi bahu saat sesi warm-up.

Peristiwa itu terjadi di Silverstone, tepatnya pada musim 2013. Balapan tersebut berarti penting bagi Marquez yang berjuang merebut gelar juara pada musim debut di MotoGP.

Saat itu Marquez yang seharusnya absen berhasil bergabung di baris start hingga akhirnua mengemas poin penting usai finis tiga besar. Merasa berjasa membantu Marquez memenangi gelar MotoGP pertamanya, Costa berharap pebalap asal Cervera itu masih mengingatnya.

Namun, Costa tidak mendapatkan respons yang diharapkannya.

"Dia mengajarkan saya bahwa tidak ada yang namanya rasa terima kasih. Setelah membantunya memenangi MotoGP pada 2013, saya akan berharap dia menghubungi saya ketika dia memerlukan saya," ujar Costa kepada La Gazzetta dello Sport.

Costa mengaku sebenarnya ia punya resep agar Marquez bisa kembali lebih cepat dengan risiko yang lebih kecil.

"Sudah jelas bahwa dia tidak bisa membalap dengan pelat di lengannya. Mereka seharusnya memasangkan rod di lengannya. Kalau mereka melakukannya, dia mungkin sudah bisa membalap lagi dan memenangi gelar juara," imbuhnya.

Artikel Tag: Marc Marquez, motogp 2020

2043  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini