Dovizioso Yakin Toprak Razgatlioglu Dapat Pelajaran Usai Gagal di GP Jerman

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 17 Jul 2026, 09:54 WIB - 179 views
Andrea Dovizioso dan Toprak Razgatlioglu

Andrea Dovizioso dan Toprak Razgatlioglu

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Andrea Dovizioso menilai kesulitan yang dialami Toprak Razgatlioglu di MotoGP Jerman 2026 bukan sesuatu yang mengejutkan. Menurut Dovizioso karakteristik Sachsenring memang kurang cocok dengan gaya balap Toprak.

Toprak Razgatlioglu menjalani salah satu akhir pekan tersulit sejak menjalani debut di MotoGP musim 2026. Pembalap Pramac Yamaha itu hanya mampu finis di posisi ke-15 pada Grand Prix Jerman di Sirkuit Sachsenring dan menjadi pembalap terakhir yang mencapai garis finis.

Hasil tersebut membuat Toprak mengamankan satu poin, tetapi performanya jauh dari harapan. Ia bahkan sempat kesulitan menghadapi pembalap pengganti LCR Honda, Cal Crutchlow, sebelum akhirnya pembalap asal Inggris itu gagal finis akibat terjatuh.

Toprak juga mengaku sangat kecewa setelah balapan. Ia menyebut akhir pekan di Sachsenring sebagai "akhir pekan yang hilang" karena kesulitan menemukan kecepatan sejak sesi latihan hingga balapan utama.

Andrea Dovizioso memahami sepenuhnya kondisi yang dialami juara dunia WorldSBK tersebut. Dalam kanal YouTube pribadinya, mantan pembalap Ducati itu mengatakan karakter Sachsenring memang bukan lintasan yang bersahabat bagi gaya balap Toprak.

"Toprak tampil sangat kesulitan, tetapi sejujurnya saya sudah memperkirakannya. Dia adalah pembalap yang sangat mengandalkan pengereman keras," ujar Dovizioso.

Menurutnya, Sachsenring merupakan sirkuit yang lebih mengutamakan kecepatan saat melewati tikungan dibandingkan pengereman agresif. Ditambah lagi, tingkat grip lintasan yang rendah membuat adaptasi menjadi semakin sulit, terlebih bagi pembalap yang baru pertama kali kembali membalap di sana sejak Red Bull Rookies Cup 2014.

"Sachsenring adalah sirkuit yang mengandalkan kecepatan di tikungan dengan grip yang sangat minim. Karena itu, Toprak benar-benar kesulitan. Namun, semua ini adalah bagian dari proses adaptasi di MotoGP. Pengalaman seperti ini akan sangat berguna untuk musim depan," kata Dovizioso.

Selain karakter sirkuit, Toprak Razgatlioglu juga mengeluhkan ban Michelin yang menurutnya sulit dipahami. Ia bahkan mengaku perubahan karakter ban dari satu seri ke seri berikutnya membuat motivasinya sempat menurun karena harus terus beradaptasi.

Meski demikian, tantangan tersebut kemungkinan hanya akan berlangsung hingga akhir musim 2026. Mulai MotoGP 2027, Pirelli akan menggantikan Michelin sebagai pemasok ban tunggal, sehingga seluruh pembalap akan kembali menghadapi tantangan baru dalam beradaptasi.

Di sisi lain, Dovizioso juga melihat Yamaha mulai menunjukkan perkembangan meski belum cukup untuk bersaing di barisan depan. Ia menilai peningkatan performa motor memang sulit terlihat karena para pembalap Yamaha masih jarang tampil di kelompok terdepan.

Bagi Toprak, hasil buruk di Sachsenring memang menjadi kemunduran. Namun, pengalaman menghadapi karakter lintasan yang berbeda, memahami perilaku ban, dan beradaptasi dengan motor MotoGP diyakini akan menjadi bekal penting dalam proses perkembangannya sebagai pembalap kelas premier.

Artikel Tag: andrea dovizioso, sachsenring, motogp jerman, toprak razgatlioglu, motogp 2027

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/dovizioso-yakin-toprak-razgatlioglu-dapat-pelajaran-usai-gagal-di-gp-jerman
179
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini