Diduga Lakukan Pelanggaran, Quartararo Diyakini Tak Akan Dapat Hukuman Berat

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 04 Jul 2020, 15:50 WIB
Diduga Lakukan Pelanggaran, Quartararo Diyakini Tak Akan Dapat Hukuman Berat

Fabio Quartararo, tim Petronas Yamaha SRT.

Berita MotoGP: Rider Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, kini harus menjalani investigasi akibat dugaan pelanggaran saat berlatih menggunakan motor Superbike YZF-R1. Pun demikian, ia diyakini tak akan mendapatkan hukuman berat.

Fabio Quartararo bakal dipanggil menghadiri sidang FIM Steward Panel pada pekan balap MotoGP Jerez, Spanyol, 17-19 Juli mendatang. Hal ini karena ia diduga melanggar aturan latihan saat mengendarai motor superbike YZF-R1 di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, 18-19 Juni lalu.

Pada Kamis (2/6), Federasi Balap Motor Internasional (FIM) mengungkapkan bahwa pihaknya akan menginvestigasi dugaan pelanggaran aturan latihan oleh dua rider dari MotoGP, Moto2, atau Moto3.

Pun demikian, FIM tak merilis nama yang dicurigai bersalah, namun Quartararo dikabarkan jadi salah satunya.

FIM menduga ada dua rider berlatih dengan motor yang terlalu mirip dengan motor spesifikasi balap. Jika terbukti begitu, sesi latihan mereka dianggap sebagai uji coba ilegal.

Quartararo pun menjadi sorotan usai berlatih dengan superbike YZF-R1 yang disediakan Techsolutions di Sirkuit Paul Ricard, kendati para rider Yamaha lain, yakni Maverick Vinales, Valentino Rossi, dan Franco Morbidelli berlatih dengan motor yang sama di Jerez, Misano, dan Mugello.

Namun, R1 yang ditunggangi Quartararo dinilai terlalu mirip dengan motor superbike spek balap. Kabarnya remnya memakai rem karbon dan elektroniknya memakai elektronik balap kejuaraan superbike, yakni dua hal yang dilarang oleh regulasi FIM untuk dipakai saat latihan.

Menurut Corsedimoto, hal ini dilaporkan oleh salah satu tim rival Quartararo, antara Honda atau Suzuki, yang yakin melihat beberapa perangkat yang tak sesuai dengan regulasi FIM untuk latihan. Setelahnya, keluhan resmi langsung diajukan hingga FIM memutuskan turun tangan.

Perubahan-perubahan pada motor tersebut harus dilaporkan dan disetujui oleh Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge, sebelum motor tersebut dipakai berlatih.

Untungnya, Quartararo bakal tak mendapatkan hukuman berat. Sebab, sirkuit Paul Ricard bukanlah sirkuit yang aktif menggelar balapan MotoGP, dan YZF-R1 sangatlah berbeda dari motor Yamaha YZR-M1 yang dipakai Quartararo balapan di MotoGP.

Jika dilihat dari sudut pandang ini, Quartararo dinilai tak mendapatkan keuntungan berarti, namun ia tetap diduga melanggar aturan latihan karena tak memeriksakan spek R1 miliknya kepada Aldridge terlebih dahulu.

Rider asal Prancis ini diperkirakan hanya akan mendapatkan peringatan agar tak mengulanginya lagi, seperti yang pernah dialami oleh Aleix Espargaro saat masih membela Suzuki, usai kedapatan memakai rem dan fork karbon pada motor Gixxer 1000 miliknya.

Artikel Tag: Fabio Quartararo, motogp 2020, Petronas Yamaha SRT

3460  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini